Sunday, October 3, 2010
Allegri Puas Milan Bisa Menang Di Laga Tandang
Pelatih Massimilano Allegri mengakui AC Milan masih butuh pembenahan meski berhasil menduduki puncak klasemen.
Pelatih AC Milan Massimilano Allegri mengaku puas dengan kemenangan yang diraih timnya di pertandingan tandang. Milan sukses menaklukkan Parma 1-0 dalam pertandingan Serie A Italia di Stadion Ennio Tardini, Minggu (3/10) dinihari WIB. Gol kemenangan Milan dihasilkan Andrea Pirlo.
Allegri: Milan Bukan Hanya Ibra
Pelatih Milan itu menegaskan semua pemainnya merupakan sebuah kesatuan dan bukan individu per individu.
Produktivitas Zlatan Ibrahimovic bersama Milan yang cukup tinggi memunculkan anggapan jika Rossoneri sangat bergantung pada striker asal Swedia itu. Massimiliano Allegri langsung membantahnya.
Pelatih Milan itu menegaskan Milan tidak bergantung pada satu pemain. Menurutnya, di Milan ada sebuah sistem yang saling terkait dan Ibra juga pemain lain berada di dalamnya.
"Saya menilai pembicaraan semacam ini tidaklah membangun, karena jika Ibra mncetak gol, itu artinya semua pemain di tim ini bisa menciptakan peluang untuknya," ungkap Allegri di situs resmi klub.
"Kami memiliki pemain yang bisa mencetak gol di situasi apa pun. Saya berbicara mengenai pemain depan kami, gelandang dan pemain belakang. Gol Ibra tidaklah cukup, tapi nilainya sangat penting," lanjutnya.
Ditambahkannya, Ibra tidak akan bisa mencetak gol tanpa dukungan pemain lain, dan hal inilah yang memang ditekankan Allegri tanpa harus melihat siapa yang nantinya akan mencetak gol.
"Taktik yang Milan terapkan sangatlah penting, tapi saya menginginkan semua orang terlibat di dalamnya untuk bisa beradaptasi dengan sistem yang berbeda. Untuk bisa terus menang, kami harus memainkan sistem yang berbeda. Untungnya, pemain telah memahami pentingnya membantu satu sama lain di lapangan," simpul Allegri.
Untuk membuktikan jika Milan tidak mengandalkan Ibra, kabarnya Allegri akan mengistirahatkan bomber utamanya itu saat menghadapi Parma dinihari nanti.
Sumber: www.goal.com
Pedro Leon Ke Milan, Januari 2011?
Pelatih Jose Mourinho tidak keberatan melepas Pedro Leon ke AC Milan.
AC Milan dikabarkan sedang berupaya membuka perundingan untuk memboyong Pedro Leon dari Real Madrid.
Surat kabar Marca melaporkan Milan sejak lama menginginkan Pedro Leon, dan sempat berupaya mendapatkannya musim panas lalu. Saat itu Milan harus bersaing dengan banyak klub.
Kini, perwakilan I Rossoneri sedang mencoba membuka perundingan dengan petinggi Los Blancos. Milan berharap Pedro Leon bisa diboyong ke San Siro, Januari 2011.
Marca juga menulis pelatih Jose Mourinho tidak akan keberatan melepas pemin yang dibeli dari Getafe itu ke Serie A.
Pedro Leon gagal tampil mengesankan di tim inti Jose Mourinho. Ia juga sempat bersitegang dengan Mourinho, karena mengkritik pilihan srategi bertanding sang pelatih.
Mourinho menguhukumnya tidak tidak memasukkan Pedro Leon ke dalam daftar pemain yang menghadapi Auxerre. Bahkan Mourinho juga tidak akan memainkannya saat Madrid bertemu Deportivo La Coruna, akhir pekan ini.
Mourinho ingin menjadikan Pedro Leon sebagai contoh bahwa pemain yang membangkang akan segera dijual.
Sumber: www.goal.com
Demi Ibra, Pirlo Ubah Gaya Bermain
Andrea Pirlo kini tidak lagi menahan bola terlalu lama, karena Zlatan Ibrahimovic menginginkan umpan langsung ke jantung pertahanan lawan.
Gelandang Andrea Pirlo mengatakan Zlatan Ibrahimovic adalah pemain penting bagi sukess AC Milan, sehingga dirinya harus mengubah gaya bremain.
"Ibra benar-benar pemain hebat, dan cepat beradaptasi," ujar Pirlo kepada Gazzetta dello Sport.
"Mungkin ia tidak cocok bermain di tim lain, sehingga tidak bisa memperlihatkan kemampuan terbaiknya," lanjutnya.
Pirlo juga menyebut Ibra sebagai decisive player, yang membuat I Rossoneri secara keseluruhan memperlihatkan kemajuan. Milan, masih menurut Pirlo, selalu mencoba beradaptasi dengan pemain yang baru datang.
"Saya pun harus mengubah gaya bermain saya ketika Ibrahimovic datang. Itu tidak masalah. Saya bisa memainkan umpan silang, bergerak cepat, dan mengirim bola langsung ke depan, tanpa perlu menahan lebih lama," demikian Pirlo.
Pelatih Massimiliano Allegri, masih menurut Pirlo, sering meminta pendapat pemain. Cara yang sama pernah dilakukan Carlo Ancelotti. Bedanya, Allegri sering membawa ide-ide baru.
Pers Italia menulis Milan secara konstan tampil dengan sistem bermain berubah-ubah, karena harus mengadaptasikan Ibra, Ronaldinho, Robinho, dan Clarence Seedorf.
"Kami selalu bermain dengan tiga penyerang, tapi seperti setiap orang katakan yang terpenting bagi seluruh tim adalah berlari sepanjang laga dan kerja keras," katanya.
Terkadang, pemain gelandang akan marah karena terlalu banyak berlari. Namun ketika harus cepat mengirim umpan ke depan gawang, dan bisa diselesaikan striker dengan baik, tidak ada lagi kemarahan.
Sumber: www.goal.com
Gelandang Andrea Pirlo mengatakan Zlatan Ibrahimovic adalah pemain penting bagi sukess AC Milan, sehingga dirinya harus mengubah gaya bremain."Ibra benar-benar pemain hebat, dan cepat beradaptasi," ujar Pirlo kepada Gazzetta dello Sport.
"Mungkin ia tidak cocok bermain di tim lain, sehingga tidak bisa memperlihatkan kemampuan terbaiknya," lanjutnya.
Pirlo juga menyebut Ibra sebagai decisive player, yang membuat I Rossoneri secara keseluruhan memperlihatkan kemajuan. Milan, masih menurut Pirlo, selalu mencoba beradaptasi dengan pemain yang baru datang.
"Saya pun harus mengubah gaya bermain saya ketika Ibrahimovic datang. Itu tidak masalah. Saya bisa memainkan umpan silang, bergerak cepat, dan mengirim bola langsung ke depan, tanpa perlu menahan lebih lama," demikian Pirlo.
Pelatih Massimiliano Allegri, masih menurut Pirlo, sering meminta pendapat pemain. Cara yang sama pernah dilakukan Carlo Ancelotti. Bedanya, Allegri sering membawa ide-ide baru.
Pers Italia menulis Milan secara konstan tampil dengan sistem bermain berubah-ubah, karena harus mengadaptasikan Ibra, Ronaldinho, Robinho, dan Clarence Seedorf.
"Kami selalu bermain dengan tiga penyerang, tapi seperti setiap orang katakan yang terpenting bagi seluruh tim adalah berlari sepanjang laga dan kerja keras," katanya.
Terkadang, pemain gelandang akan marah karena terlalu banyak berlari. Namun ketika harus cepat mengirim umpan ke depan gawang, dan bisa diselesaikan striker dengan baik, tidak ada lagi kemarahan.
Sumber: www.goal.com
Saturday, October 2, 2010
Lawan Uruguay, Timnas Pakai 'Pemain Cabutan'
Laga melawan Uruguay diharapkan bisa memperlicin program naturalisasi empat pemain yang turun di pertandingan nanti.
Timnas senior akan diperkuat empat pemain yang akan dinaturalisasi menjadi warga negara Indonesia ketika menghadapi semi-finalis Piala Dunia 2010 dalam pertandingan persahabatan melawan Uruguay di Stadion Utama Gelora Bung Karno Jakarta pada 8 Oktober nanti.
Keempat 'pemain cabutan' ini berasal dari Belanda, dan memiliki darah Indonesia. Menurut ketua Badan Tim Nasional [BTN] PSSI Iman Arif, Kendati belum mempunyai paspor Indonesia, keempat pemain itu diperkenankan membela timnas senior. Rencananya mereka akan tiba di Indonesia awal pekan depan.
Keempat pemain yang akan diturunkan pada pertandingan nanti adalah striker Go Ahead Eagles Jhon van Beukering, duo gelandang Rafael Guillermo Eduardo Maikimo (BIT FC) dan Jeffry de Visscher (FC Emmen). Sedangkan ujung tombak Adelaide FC Sergio Van Dijk masih menunggu kepastian dari timnya.
“Kemungkinan, Sergio baru akan tampil membela timnas saat melawan Maladewa. Sebab, dia harus membela tim asal Inggris melawan Thailand. Jika di sana batal, Sergio juga akan tampil melawan Uruguay,” ungkap Iman. Ditambahkan, kehadiran empat pemain tersebut tidak akan menimbulkan kecemburan dari skuad timnas senior yang sudah menjalani pelatnas. Selain itu, kehadiran mereka diharapkan bisa memperlicin upaya naturalisasi pemain keturunan agar mendapatkan paspor Indonesia.
“Pertandingan nanti pasti akan dilihat pejabat negara, karena rencananya presiden [Soesilo Bambang Yudhoyono] akan langsung menonton di stadion. Kami berharap performa pemain ini bagus, sehingga memudahkan program naturalisasi,” kata Iman.
Keempat 'pemain cabutan' ini berasal dari Belanda, dan memiliki darah Indonesia. Menurut ketua Badan Tim Nasional [BTN] PSSI Iman Arif, Kendati belum mempunyai paspor Indonesia, keempat pemain itu diperkenankan membela timnas senior. Rencananya mereka akan tiba di Indonesia awal pekan depan.
Keempat pemain yang akan diturunkan pada pertandingan nanti adalah striker Go Ahead Eagles Jhon van Beukering, duo gelandang Rafael Guillermo Eduardo Maikimo (BIT FC) dan Jeffry de Visscher (FC Emmen). Sedangkan ujung tombak Adelaide FC Sergio Van Dijk masih menunggu kepastian dari timnya.
“Kemungkinan, Sergio baru akan tampil membela timnas saat melawan Maladewa. Sebab, dia harus membela tim asal Inggris melawan Thailand. Jika di sana batal, Sergio juga akan tampil melawan Uruguay,” ungkap Iman. Ditambahkan, kehadiran empat pemain tersebut tidak akan menimbulkan kecemburan dari skuad timnas senior yang sudah menjalani pelatnas. Selain itu, kehadiran mereka diharapkan bisa memperlicin upaya naturalisasi pemain keturunan agar mendapatkan paspor Indonesia.
“Pertandingan nanti pasti akan dilihat pejabat negara, karena rencananya presiden [Soesilo Bambang Yudhoyono] akan langsung menonton di stadion. Kami berharap performa pemain ini bagus, sehingga memudahkan program naturalisasi,” kata Iman.
Wednesday, September 29, 2010
Galliani Minta Milan Lebih Kejam
Adriano Galliani menganggap Robinho tampil baik saat melawan Ajax Amsterdam di Liga Champions.
Milan tertinggal lebih dahulu lewat gol Mounir El Hamdaoui, tapi mampu menyamakan kedudukan melalui Zlatan Ibrahimovic. Galliani memuji peran Robinho dalam pertandingan, meski sang pemain menyia-nyiakan sebuah kesempatan emas berhadapan satu lawan satu dengan Maarten Stekelenburg.
"Robinho pemain yang hebat," tukasnya kepada Sportal usai pertandingan.
"Dia membuang sebuah peluang, tapi saya yakin dia bermain baik."
"Dia masih belum 100 persen, tapi saya yakin dia akan segera mencapai tingkat kebugaran dan dia akan banyak membantu kami."
Galliani juga mempertanyakan sebuah keputusan wasit ketika Filippo Inzaghi berpeluang tinggal berhadapan dengan Stekelenburg.
"Saya tak mengerti kenapa wasit harus meminta kami mengulangi tendangan bebas. Ada Inzaghi bebas sendirian di depan gawang. Itu kesalahan telak dan sungguh disayangkan karena kami harusnya menang," tukasnya.
"Kelihatannya itu menjadi momen penenti dan kesalahan itu dapat menyebabkan kami melepas peluang lolos ke babak berikut."
"Milan harus lebih klinis di muka gawang. Kami harus mulai meraih hasil meyakinkan seperti yang kami minta kepada tim. Bermain baik adalah satu hal, tapi kemenangan lebih berarti."
Sumber: www.goal.com
Monday, September 27, 2010
"Suarez", Misi Milan ke Amsterdam
MILAN – AC Milan punya misi ganda dalam lawatannya ke Amsterdam Arena, markas Ajax Amsterdam, Rabu (29/9/2010). Selain menantang Ajax, Milan juga akan melakukan pendekatan kepada striker Luis Suarez.
Milan dan Ajax akan saling bersua pada matchday kedua Liga Champions, Grup G. Milan sudah menyuarakan bahwa pihaknya mengejar striker asal Uruguay itu sebagai pemain incaran.
Rossoneri memang tercatat sudah banyak menggunakan jasa mantan pemain Ajax Amterdam, seperti Marco van Basten hingga Klaas Jan Huntelaar dan Zlatan Ibrahimovic.
Seperti dikutip Tuttosport, Senin (27/9/2010), striker Uruguay yang bersinar di Piala Dunia 2010 ini, juga mempertimbangkan tawaran dari manajemen Milan tersebut. Suarez tertarik berlaga di level liga yang lebih tinggi.
Selain Milan, Sevilla juga tertarik menggunakan jasa Suarez. Sevilla ingin memanfaatkan ketertarikan Suarez dengan La Liga. Suarez sendiri adalah pengagum Barcelona.
Seperti diberitakan El Diario de Sevilla, direktur Sevilla Monchi, akan berupaya mendatangkan Suarez pada Januari 2011 mendatang. Suarez akan menggantikan posisi Luis Fabiano yang kemungkinan besar akan hengkang.
Ibrahimovic Tidak Kunjungi Amsterdam Buat Bernostalgia
Zlatan Ibrahimovic ingin mengalahkan klub yang pernah membesarkannya, Ajax Amsterdam.
"Saya menjalani periode indah bersama Inter, tapi sekarang saya Rossoneri," ujarnya kepada Voetbal International.
"Saya rasa saya masih bermain dengan level tertinggi dan saya tak mau memusingkan kritik. Saya memilih klub berdasarkan kemungkinan mereka berprestasi."
"Dalam tujuh musim terakhir, saya mampu mencicipi gelar juara. Hal ini ingin terus saya pertahankan. Sebagai tambahan, Liga Champions menjadi sasaran yang realistis. Saya belum berhasil mewujudkannya, tapi saya akan terus berjuang mewujudkan mimpi."
Mimpi tersebut juga harus mulai diwujudkan ketika Milan menghadapi Ajax Amsterdam dalam laga Liga Champions tengah pekan ini.
"Ajax adalah klub besar tempat saya berkembang sebagai pria dewasa dan pesepakbola," imbuh Ibra.
"Banyak kenangan indah semasa di Amsterdam. Kini sungguh hebat rasanya bisa menghadapi mereka."
"Saya masih mengikuti berita soal Ajax dan masih ada teman di Amsterdam serta Belanda. Saya senang kembali ke sini. Tapi, kali ini saya datang bukan untuk pelesiran, tapi meraih tiga angka."
Sumber: www.goal.com
Kayamba Dipanggil Timnas
Kayamba Gumbs akan kembali memperkuat timnas Saint Kitts dan Nevis.
Menurut informasi yang diperoleh dari Direktur Teknik PT Sriwijaya Optimis Mandiri Hendri Zainuddin saat dihubungi Goal.com Indonesia dari Palembang, Jumat (24/9), Kayamba tetap menjadi pilihan untuk berlaga di babak kualifikasi Piala Afrika, 30 September-17 Oktober 2010.
"Manajemen SFC hari ini menerima surat resmi dari Federasi Sepakbola Saint Kitts dan Nevis, negara asal Kayamba. Dia diminta memperkuat timnas di babak kualifikasi Piala Afrika," kata Hendri.
Menurut Hendri, hal ini menjadi suatu kebanggaan bagi SFC dan bukan suatu kerugian, meskipun Kayamba harus absen di laga kedua Superliga Indonesia yakni melawan Persela Lamongan (2/10).
"Kita bangga Kayamba masih dipercaya oleh negaranya memperkuat timnas meskipun usianya tidak muda lagi, artinya memang pelatih Ivan Kolev tidak salah mempertahankannya sebagai pemain musim ini," ujarnya.
Dia menambahkan, manajemen SFC tidak mempermasalahkan pemanggilan Kayamba itu, mengingat membela negara adalah kewajiban setiap warga negara.
"Rencananya Kayamba akan berangkat dari Indonesia sekitar tanggal 30 September, jadi dia masih bisa berlaga di pertandingan perdana liga super melawan Deltras Sidoarjo pada 29 September 2010," ujarnya.
Keith Kayamba Gumbs, lahir di Saint Kitts, Saint Kitts dan Nevis, 11 September 1972 dan telah memperkuat Timnas negaranya sebanyak 131 kali sejak pertama kali bermain pada 1989.
Kayamba pernah bermain untuk Newtown United, Twente, Oldham Athletic, Panionios, Hull City, Sturm Graz, Palmeiras, San Juan Jabloteh, Happy Valley, Sabah FA, dan Kitchee, dan Sriwijaya FC (2007-sekarang).
Bersama SFC sudah empat gelar yang berhasil dipersembahkanya, yakni satu gelar liga dan tiga gelar Piala Indonsia. Selain itu, dia terpilih sebagai pemain terbaik Piala Indonesia 2010.
Sumber: www.goal.com
Ibra Buktikan Diri
AC Milan akhirnya kembali ke jalur perburuan scudetto setelah mengamankan tiga angka dari Genoa. Milan mengkandaskan perlawanan Genoa dengan skor tipis 1-0, dengan hasil tersebut Rossoneri sementara dapat mendekati perolehan poin pemimpin klasemen, Inter Milan.
Dalam pertandingan tersebut Milan terlihat lambat panas. Pada babak pertama Milan kesulitan dalam menembus pertahanan Genoa sehingga peluang untuk mencetak gol juga tidak tercipta terlalu banyak. Robinho membuka peluang pertama Milan pada menit ke-18 namun sayang assist dari Ronaldinho gagal dikonversi menjadi gol karena tendangannya masih lemah dan hanya sedikit menyulitkan kiper Genoa. Pada menit ke-26 Gattuso melepaskan tendangan keras yang memaksa kiper Genoa melakukan penyelamatan gemilang.
Pada babak pertama hanya dua peluang emas tersebut yang hampir menjadi gol, Milan tidak terlalu banyak mendapat peluang karena barisan depan kurang padu.
Pada babak kedua, Milan mencoba tampil lebih agresif. Hasilnya Zlatan Ibrahimovic mencetak gol di menit ke- 49 dengan tendangan keras yang menjadi ciri khasnya. Permainan dilanjutkan dengan permainan yang didominasi tuan rumah, tetapi gol tersebut menjadi gol penutup di pertandingan ini.
Penampilan buruk Luca Toni dalam pertandingan ini tentu menyesakkan baginya, karena sebelumnya dia disebut-sebut lebih hebat daripada Ibrahimovic.
Thursday, September 23, 2010
Boateng Senang Disanjung Fans Milan
Pemain pinjaman ini mengaku mencintai kehidupan di Milan.
Gelandang AC Milan, Kevin-Prince Boateng mengungkapkan, ia menikmati petualangannya di klub itu, dan senang dengan cara fans Rossoneri memperlakukan dirinya.
Boateng tampil mengesankan bagi Diavoli sejak dipinjam pada musim panas lalu. Nama Boateng dinyanyikan fans Milan di San Siro ketika ditahan imbang Catania akhir pekan kemarin.
“Ketika mendengar fans menyanyikan nama saya, sulit dipercaya. Itu luar biasa. Saya belum pernah diperlakukan seperti itu. Saya merasa bahagia layaknya seorang anak kecil,” ujar Boateng seperti diwartakan GOAL.com Italia.
“Saya tidak tahu jika fans mempunyai perasaan seperti itu. Akhirnya saya menemukannya sendiri. Mereka senang melihat saya bermain untuk klub besar. Bila mereka menganggap saya seorang idola, berarti saya sudah melakukan hal yang bagus.”
Pemain berusia 23 tahun itu juga menyampaikan penilaiannya mengenai pertandingan melawan Lazio pertengahan pekan ini. Boateng menganggap laga tersebut tidak akan mudah.
“Lazio adalah tim yang tangguh. Ini bukan pertandingan mudah. Tapi kami akan memberikan 100 persen kemampuan kami untuk mendapatkan tiga angka,” ucap Boateng.
“Ketika Anda pindah dari klub kecil seperti Portsmouth ke tim sebesar Milan, sungguh fantastis. Inter adalah tim yang kuat, dan memenangkan semua trophi musim lalu. Tapi mereka akan sulit mengulangnya, karena kami mempunyai tim yang tangguh. Derby akan menjadi tantangan menarik.”
Sumber: www.goal.com
Boateng tampil mengesankan bagi Diavoli sejak dipinjam pada musim panas lalu. Nama Boateng dinyanyikan fans Milan di San Siro ketika ditahan imbang Catania akhir pekan kemarin.
“Ketika mendengar fans menyanyikan nama saya, sulit dipercaya. Itu luar biasa. Saya belum pernah diperlakukan seperti itu. Saya merasa bahagia layaknya seorang anak kecil,” ujar Boateng seperti diwartakan GOAL.com Italia.
“Saya tidak tahu jika fans mempunyai perasaan seperti itu. Akhirnya saya menemukannya sendiri. Mereka senang melihat saya bermain untuk klub besar. Bila mereka menganggap saya seorang idola, berarti saya sudah melakukan hal yang bagus.”
Pemain berusia 23 tahun itu juga menyampaikan penilaiannya mengenai pertandingan melawan Lazio pertengahan pekan ini. Boateng menganggap laga tersebut tidak akan mudah.
“Lazio adalah tim yang tangguh. Ini bukan pertandingan mudah. Tapi kami akan memberikan 100 persen kemampuan kami untuk mendapatkan tiga angka,” ucap Boateng.
“Ketika Anda pindah dari klub kecil seperti Portsmouth ke tim sebesar Milan, sungguh fantastis. Inter adalah tim yang kuat, dan memenangkan semua trophi musim lalu. Tapi mereka akan sulit mengulangnya, karena kami mempunyai tim yang tangguh. Derby akan menjadi tantangan menarik.”
Sumber: www.goal.com
Saturday, September 18, 2010
Selebrasi Gol Henry Bikin Kiper Cedera
Hartman mengalami cedera lutut setelah terhantam tendangan Henry.
Ujung tombak New York Red Bulls Thierry Henry menyampaikan permintaan maaf kepada kiper FC Dallas Kevin Hartman yang mengalami cedera lutut dalam pertandingan Liga Utama Amerika Serikat [MLS].
Insiden itu terjadi ketika Henry ingin menendang bola yang berada di kotak penalti usai Red Bulls menyamakan kedudukan melalui gol Mehdi Ballouchy. Di saat bersamaan, Hartman sedang berusaha mengambil bola. Akibatnya, mata kaki Hartman terhantam tendangan Henry, sehingga membuat lututnya bergeser.
Beruntung Henry lolos dari sanksi kartu kuning, kendati wasit tepat berada di depan insiden itu. Sebelumnya, Henry sudah mengantungi kartu kuning. Sedangkan Hartman harus absen beberapa pekan akibat cederanya itu.
“Saya minta maaf, dan tidak bermaksud untuk mencederai dia. Itu murni kecelakaan. Saya sudah minta maaf, dan dia menerimanya. Itu merupakan sikap bodoh yang pernah saya lakukan,” ujar Henry dilansir AFP.
“Menendang bola kembali ke dalam gawang setelah terjadinya gol beberapa kali saya lakukan. Tapi kali ini saya tidak melihat dia ingin mengambil bola.”
Sementara pelatih Dallas Schellas Hyndman meminta MLS segera melakukan investigasi atas terjadinya insiden tersebut.
Insiden itu terjadi ketika Henry ingin menendang bola yang berada di kotak penalti usai Red Bulls menyamakan kedudukan melalui gol Mehdi Ballouchy. Di saat bersamaan, Hartman sedang berusaha mengambil bola. Akibatnya, mata kaki Hartman terhantam tendangan Henry, sehingga membuat lututnya bergeser.
Beruntung Henry lolos dari sanksi kartu kuning, kendati wasit tepat berada di depan insiden itu. Sebelumnya, Henry sudah mengantungi kartu kuning. Sedangkan Hartman harus absen beberapa pekan akibat cederanya itu.
“Saya minta maaf, dan tidak bermaksud untuk mencederai dia. Itu murni kecelakaan. Saya sudah minta maaf, dan dia menerimanya. Itu merupakan sikap bodoh yang pernah saya lakukan,” ujar Henry dilansir AFP.
“Menendang bola kembali ke dalam gawang setelah terjadinya gol beberapa kali saya lakukan. Tapi kali ini saya tidak melihat dia ingin mengambil bola.”
Sementara pelatih Dallas Schellas Hyndman meminta MLS segera melakukan investigasi atas terjadinya insiden tersebut.
(Sumber: goal.com)
Friday, September 17, 2010
Delapan Pemain SAD Dibidik Peñarol
Syamsir dan Reffa yang hadir di markas Penarol menjadi perwakilan penandatanganan kerja sama.
Manajer tim SAD Indonesia Demis Djamaoeddin mengungkapkan, sedikitnya enam hingga delapan pemain menarik perhatian salah satu klub papan atas Uruguay, Club Atletico Peñarol, untuk dimasukkan ke dalam skuad junior mereka mulai tahun 2011.
Dihubungi beberapa saat lalu, Demis membenarkan bila ada kerja sama dengan Peñarol. Klub Uruguay itu telah menjalin kerja sama dengan tim SAD Indonesia untuk merekrut sejumlah pemain yang akan menjalani pembinaan di klub tersebut, dan menjalani kompetisi bersama Peñarol junior.
“Kehadiran Syamsir Alam dan Reffa Money ke markas Peñarol dalam penandatanganan kerja sama ini hanya sebagai perwakilan saja. Peñarol sudah memantau enam sampai delapan pemain kita untuk mereka rekrut,” jelas Demis.
“Maaf saya tidak bisa bilang nama-nama pemain yang sudah diincar Peñarol, karena ini terlalu sensitif. Biarkan pemain-pemain itu memperlihatkan bakatnya kepada pemandu bakat Peñarol. Mereka nanti yang mengumumkan nama-nama pemain itu,” tambah Demis ketika diminta menyebutkan nama pemain yang masuk dalam incaran.
Ditambahkan, selain Peñarol, masih ada sejumlah klub di Uruguay yang memantau perkembangan pemain muda Indonesia. Kehadiran pemain ini sudah menarik perhatian klub-klub Uruguay sejak Garuda Muda mendaratkan kaki di negara juara dunia dua kali itu.
“Mereka penasaran dengan sepakbola Indonesia. Karena itu, mereka memantau pemain kita. Ada beberapa klub Uruguay yang tertarik, tapi baru Peñarol yang merealisasikannya,” kata Demis.
Seperti diwartakan sebelumnya, kesepakatan perekrutan ditandatangani Syamsir dan Reffa dengan wakil presiden Edward Welker serta direktur olahraga Osvaldo Gimenez, Selasa (14/9). Peñarol memberikan kesempatan kepada mereka untuk tampil di Cuarta Division Uruguay mulai tahun 2011.
Sumber: www.goal.com
Manajer tim SAD Indonesia Demis Djamaoeddin mengungkapkan, sedikitnya enam hingga delapan pemain menarik perhatian salah satu klub papan atas Uruguay, Club Atletico Peñarol, untuk dimasukkan ke dalam skuad junior mereka mulai tahun 2011.
Dihubungi beberapa saat lalu, Demis membenarkan bila ada kerja sama dengan Peñarol. Klub Uruguay itu telah menjalin kerja sama dengan tim SAD Indonesia untuk merekrut sejumlah pemain yang akan menjalani pembinaan di klub tersebut, dan menjalani kompetisi bersama Peñarol junior.
“Kehadiran Syamsir Alam dan Reffa Money ke markas Peñarol dalam penandatanganan kerja sama ini hanya sebagai perwakilan saja. Peñarol sudah memantau enam sampai delapan pemain kita untuk mereka rekrut,” jelas Demis.
“Maaf saya tidak bisa bilang nama-nama pemain yang sudah diincar Peñarol, karena ini terlalu sensitif. Biarkan pemain-pemain itu memperlihatkan bakatnya kepada pemandu bakat Peñarol. Mereka nanti yang mengumumkan nama-nama pemain itu,” tambah Demis ketika diminta menyebutkan nama pemain yang masuk dalam incaran.
Ditambahkan, selain Peñarol, masih ada sejumlah klub di Uruguay yang memantau perkembangan pemain muda Indonesia. Kehadiran pemain ini sudah menarik perhatian klub-klub Uruguay sejak Garuda Muda mendaratkan kaki di negara juara dunia dua kali itu.
“Mereka penasaran dengan sepakbola Indonesia. Karena itu, mereka memantau pemain kita. Ada beberapa klub Uruguay yang tertarik, tapi baru Peñarol yang merealisasikannya,” kata Demis.
Seperti diwartakan sebelumnya, kesepakatan perekrutan ditandatangani Syamsir dan Reffa dengan wakil presiden Edward Welker serta direktur olahraga Osvaldo Gimenez, Selasa (14/9). Peñarol memberikan kesempatan kepada mereka untuk tampil di Cuarta Division Uruguay mulai tahun 2011.
Sumber: www.goal.com
RESMI: Syamsir Alam & Reffa Money Gabung Peñarol
Syamsir Alam dan Reffa Money akan tampil berseragam Peñarol mulai 2011.
Tak sia-sia jerih payah SAD Indonesia berlatih selama dua tahun di Uruguay. Seperti dilansir laman resminya, Club Atletico Peñarol merekrut dua pemain Garuda Muda, Syamsir Alam dan Reffa Money.
Kesepakatan perekrutan ditandatangani kedua pemain dengan wakil presiden Edward Welker dan direktur olahraga Osvaldo Gimenez, Selasa (14/9) kemarin di markas klub. Tidak disebutkan nilai maupun durasi kontrak yang diterima Alam dan Reffa, namun Peñarol memberikan kesempatan kepada mereka untuk tampil di Cuarta Division Uruguay mulai tahun 2011.

"Perjanjian ini merupakan kesempatan bagi Peñarol dan Indonesia untuk berbagi bakat sekaligus memperkaya kerja sama budaya dan olahraga," bunyi pernyataan resminya.
"Langkah pertama dari perjanjian tersebut adalah mendatangkan Syamsir Alam dan Reffa Money mulai Januari 2011 sebagai materi tim yang berlaga di Cuarta Division."

Belum ada konfirmasi resmi dari manajer tim SAD Demis Djamoeddin terkait kesepakatan ini, begitu juga dengan Alam. Sementara itu, Reffa sudah mencantumkan foto dirinya bersama Alam berseragam Peñarol di blog pribadinya.
Peñarol adalah salah satu klub terbaik Uruguay. Klub berjuluk Aurinegros itu pernah lima kali menjuarai Copa Libertadores dan tiga kali juara Piala Interkontinental. Menurut federasi sejarah dan statistik sepakbola (IFFHS), Peñarol dinobatkan sebagai klub terbaik Amerika Selatan abad ke-20.

Cuarta Division adalah kompetisi liga remaja yang rutin digelar sebagai tingkatan pembinaan sepakbola Uruguay. Kompetisi yang sama juga diikuti SAD Indonesia sepanjang masa latihan mereka untuk tahun kedua 2010 ini. Jenjang ini mempertandingkan para pemain di bawah 20 tahun.
Sumber: www.goal.com
Tak sia-sia jerih payah SAD Indonesia berlatih selama dua tahun di Uruguay. Seperti dilansir laman resminya, Club Atletico Peñarol merekrut dua pemain Garuda Muda, Syamsir Alam dan Reffa Money.
Kesepakatan perekrutan ditandatangani kedua pemain dengan wakil presiden Edward Welker dan direktur olahraga Osvaldo Gimenez, Selasa (14/9) kemarin di markas klub. Tidak disebutkan nilai maupun durasi kontrak yang diterima Alam dan Reffa, namun Peñarol memberikan kesempatan kepada mereka untuk tampil di Cuarta Division Uruguay mulai tahun 2011.
"Perjanjian ini merupakan kesempatan bagi Peñarol dan Indonesia untuk berbagi bakat sekaligus memperkaya kerja sama budaya dan olahraga," bunyi pernyataan resminya.
"Langkah pertama dari perjanjian tersebut adalah mendatangkan Syamsir Alam dan Reffa Money mulai Januari 2011 sebagai materi tim yang berlaga di Cuarta Division."
Belum ada konfirmasi resmi dari manajer tim SAD Demis Djamoeddin terkait kesepakatan ini, begitu juga dengan Alam. Sementara itu, Reffa sudah mencantumkan foto dirinya bersama Alam berseragam Peñarol di blog pribadinya.
Peñarol adalah salah satu klub terbaik Uruguay. Klub berjuluk Aurinegros itu pernah lima kali menjuarai Copa Libertadores dan tiga kali juara Piala Interkontinental. Menurut federasi sejarah dan statistik sepakbola (IFFHS), Peñarol dinobatkan sebagai klub terbaik Amerika Selatan abad ke-20.
Cuarta Division adalah kompetisi liga remaja yang rutin digelar sebagai tingkatan pembinaan sepakbola Uruguay. Kompetisi yang sama juga diikuti SAD Indonesia sepanjang masa latihan mereka untuk tahun kedua 2010 ini. Jenjang ini mempertandingkan para pemain di bawah 20 tahun.
Sumber: www.goal.com
Legenda Juventus: Juve Blunder Jual Diego!
Antonello Cuccureddu, sang legenda hidup Juventus, meyakini penujualan Diego adalah salah satu kesalah besar sekaligus kerugian klub.
Mantan pemain Juventus era 1969-1981, Antonello Cuccureddu, yang telah bermain 300 kali untuk Bianconerri, turut memberikan pandangannya terhadap kebijakan klub yang melempar playmaker Diego ke Wolfsburg di pasar transfer musim panas kemarin.
Penjualan Diego, dikalim Cuccureddu merupakan sebuah langkah blunder.
"Satu-satunya yang saya sesalkan adalah mengapa Diego dijual," seru sang legenda kepada Tuttomercatoweb.
"Ia sejatinya bisa memberikan andil besar untuk Alessandro Del Piero, yang mana di usianya [Del Piero] segitu sudah tak dapat lagi memberikan segalanya untuk tim."
Tak luput Cuccureddu menanggapi penjualan Sebastian Giovinco yang juga dilego ke Parma.
"Saya juga menyukai Sebastian Giovinco, pemain kreatif lainnya. Sekarang tim sudah kehilangan para playmaker."
Sebetulnya karir Diego bersama Si Nyonya Tua masih seumur jagung. Ia baru bergabung di musim panas kemarin, namun akibat tak kunjung menampilkan penampilan impresif, pihak klub memutuskan untuk menjualnya ke Wolfsburg.
Tak ubahnya Giovinco, hal serupa pun dialami pemain mungil itu, yang karirnya kandas di tengah jalan dan kemudian dipinjamkan ke Parma dengan opsi membeli setengah kepemilikan sang pemain di musim panas berikutnya.
Sumber: www.goal.com
Mantan pemain Juventus era 1969-1981, Antonello Cuccureddu, yang telah bermain 300 kali untuk Bianconerri, turut memberikan pandangannya terhadap kebijakan klub yang melempar playmaker Diego ke Wolfsburg di pasar transfer musim panas kemarin.
Penjualan Diego, dikalim Cuccureddu merupakan sebuah langkah blunder.
"Satu-satunya yang saya sesalkan adalah mengapa Diego dijual," seru sang legenda kepada Tuttomercatoweb.
"Ia sejatinya bisa memberikan andil besar untuk Alessandro Del Piero, yang mana di usianya [Del Piero] segitu sudah tak dapat lagi memberikan segalanya untuk tim."
Tak luput Cuccureddu menanggapi penjualan Sebastian Giovinco yang juga dilego ke Parma.
"Saya juga menyukai Sebastian Giovinco, pemain kreatif lainnya. Sekarang tim sudah kehilangan para playmaker."
Sebetulnya karir Diego bersama Si Nyonya Tua masih seumur jagung. Ia baru bergabung di musim panas kemarin, namun akibat tak kunjung menampilkan penampilan impresif, pihak klub memutuskan untuk menjualnya ke Wolfsburg.
Tak ubahnya Giovinco, hal serupa pun dialami pemain mungil itu, yang karirnya kandas di tengah jalan dan kemudian dipinjamkan ke Parma dengan opsi membeli setengah kepemilikan sang pemain di musim panas berikutnya.
Sumber: www.goal.com
Ibra Antarkan Kemenangan Buat Milan
Zlatan Ibrahimovic menjadi pahlawan buat kemenangan Rossoneri di laga perdana Liga Champions musim ini.
Dua gol dari Zlatan Ibrahimovic memberikan kemenangan 2-0 bagi AC Milan saat menjamu Auxerre di San Siro, Kamis (16/9) dinihari WIB, pada laga penyisihan Grup Liga Champions. Kemenangan ini sekaligus juga mengakhiri catatan enam laga kandang yang dijalani Rossoneri di pentas Eropa yang tak pernah menang.
Tampil di hadapan pendukungnya sendiri, penampilan Rossoneri di babak pertama masih belum bisa terlihat maksimal. Auxerre justru sempat memperoleh kesempatan lebih awal ketika pertandingan baru berjalan dua menit. Kesalahan yang dilakukan Massimo Ambrosini berhasil dimanfaatkan Valter Birsa. Tapi tendangan striker asal Slovenia itu masih belum bisa membobol gawang Christian Abbiati.
Di menit ke-15, Ambrosini terpaksa ditarik ke luar lapangan setelah ia mengalami cedera. Pelatih Massimo Allegri kemudian memberikan kesempatan kepada pemain anyarnya Kevin Prince Boateng untuk mengawali penampilannya di pentas Liga Champions.
Setelah sempat tertekan, Milan berusaha untuk mengembangkan permainannya. Di menit ke-20 sebuah tendangan bebas dari Andrea Pirlo berhasil ditinju oleh kiper Olivier Sorin. Sedangkan masuknya Boateng memberikan daya gedor serangan Milan menjadi lebih hidup.
Jelang istirahat turun minum, Pato sempat menyampaikan protes kepada wasit. Ia merasa telah disikut wajahnya oleh Jean Pascal Mignot di areal kotak penalti. Tapi protes itu tetap diabaikan dan hingga berakhirnya babak pertama, kedua tim sama-sama tak mampu mebobol gawang lawannya.
Penantian Milan untuk meraih kememenang akhirnya baru dapat ditentukan selepas turun minum. Semua gol itu disumbangkan oleh pemain barunya Ibrahimovic. Dua gol dicetak oleh mantan pemain Inter Milan tersebut dalam tempo tiga menit.
Di awali pada menit ke-66. Sebuah umpan terarah dari Robinho berhasil dimaksimalkan oleh Ibra menjadi gol. Lalu tiga menit berselang, Ibra juga kembali membobol gawang Sorin setelah menerima sodoran bola dari Ronaldinho.
Susunan Pemain
Milan: Abbiati; Zambrotta, Nesta, Bonera, Antonini (Abate '72); Ambrosini (Boateng 15), Pirlo, Seedorf; Pato (Robinho '55), Ibrahimovic, Ronaldinho
Auxerre: Sorin; Hengbart, Coulibaly, Mignot, Grichting; Oliech, Pedretti, Ndinga, Birsa (Le Tallec '73); Langil (Chafni '80); Jelen
Sumber: www.goal.com
Dua gol dari Zlatan Ibrahimovic memberikan kemenangan 2-0 bagi AC Milan saat menjamu Auxerre di San Siro, Kamis (16/9) dinihari WIB, pada laga penyisihan Grup Liga Champions. Kemenangan ini sekaligus juga mengakhiri catatan enam laga kandang yang dijalani Rossoneri di pentas Eropa yang tak pernah menang. Tampil di hadapan pendukungnya sendiri, penampilan Rossoneri di babak pertama masih belum bisa terlihat maksimal. Auxerre justru sempat memperoleh kesempatan lebih awal ketika pertandingan baru berjalan dua menit. Kesalahan yang dilakukan Massimo Ambrosini berhasil dimanfaatkan Valter Birsa. Tapi tendangan striker asal Slovenia itu masih belum bisa membobol gawang Christian Abbiati.
Di menit ke-15, Ambrosini terpaksa ditarik ke luar lapangan setelah ia mengalami cedera. Pelatih Massimo Allegri kemudian memberikan kesempatan kepada pemain anyarnya Kevin Prince Boateng untuk mengawali penampilannya di pentas Liga Champions.
Setelah sempat tertekan, Milan berusaha untuk mengembangkan permainannya. Di menit ke-20 sebuah tendangan bebas dari Andrea Pirlo berhasil ditinju oleh kiper Olivier Sorin. Sedangkan masuknya Boateng memberikan daya gedor serangan Milan menjadi lebih hidup.
Jelang istirahat turun minum, Pato sempat menyampaikan protes kepada wasit. Ia merasa telah disikut wajahnya oleh Jean Pascal Mignot di areal kotak penalti. Tapi protes itu tetap diabaikan dan hingga berakhirnya babak pertama, kedua tim sama-sama tak mampu mebobol gawang lawannya.
Penantian Milan untuk meraih kememenang akhirnya baru dapat ditentukan selepas turun minum. Semua gol itu disumbangkan oleh pemain barunya Ibrahimovic. Dua gol dicetak oleh mantan pemain Inter Milan tersebut dalam tempo tiga menit.
Di awali pada menit ke-66. Sebuah umpan terarah dari Robinho berhasil dimaksimalkan oleh Ibra menjadi gol. Lalu tiga menit berselang, Ibra juga kembali membobol gawang Sorin setelah menerima sodoran bola dari Ronaldinho.
Susunan Pemain
Milan: Abbiati; Zambrotta, Nesta, Bonera, Antonini (Abate '72); Ambrosini (Boateng 15), Pirlo, Seedorf; Pato (Robinho '55), Ibrahimovic, Ronaldinho
Auxerre: Sorin; Hengbart, Coulibaly, Mignot, Grichting; Oliech, Pedretti, Ndinga, Birsa (Le Tallec '73); Langil (Chafni '80); Jelen
Sumber: www.goal.com
Ranking FIFA: Indonesia Naik, Spanyol Tetap Di Puncak
Sejumlah tim di kawasan Asia Tenggara juga mengalami kenaikan peringkat.
Posisi Indonesia mengalami kenaikan empat tangga pada daftar ranking FIFA yang dikeluarkan 15 September ini.
Pada 10 Agustus lalu, Indonesia menempati peringkat 135. Kini, Indonesia berada di posisi ke-131 setelah mengumpulkan nilai 151, atau delapan poin lebih baik dibandingkan sebelumnya.
Tidak hanya Indonesia, negara-negara di kawasan Asia Tenggara juga mengalami peningkatan. Thailand yang memimpin persepakbolaan di kawasan ini naik dua tangga ke peringkat 102 dengan poin 287.
Singapura naik satu tangga ke peringkat 119 usai mengumpulkan 189 poin, diikuti Vietnam yang naik dua strip ke posisi 125. Sedangkan Malaysia mengalami penurunan lima tangga ke posisi 144 dengan nilai 111.
Sementara itu, sukses menjadi juara dunia membuat Spanyol tak tergoyahkan di posisi puncak ranking FIFA. Kendati demikian, Spanyol kehilangan 59 poin dibandingkan sebelumnya. Spanyol kini mengumpulkan 1824 angka. Belanda yang tampil sebagai runner-up Piala Dunia 2010 tetap berada di peringkat kedua dengan poin 1663.
Jerman yang menempati peringkat tiga Piala Dunia 2010 naik satu tangga ke peringkat tiga menggeser Brasil. Italia yang gagal total turun dua peringkat ke posisi 13, dan Prancis melorot enam tangga ke ranking ke-27.
Sepuluh Besar Ranking FIFA:
1. Spanyol
2. Belanda
3. Jerman
4. Brasil
5. Argentina
6. Inggris
7. Uruguay
8. Portugal
9. Mesir
10. Chile
.
.
.
131. Indonesia
(Sumber: goal.com)
Wednesday, September 15, 2010
FACT OF THE DAY (15 September 2010)
Momen bersejarah itu terjadi pada menit ke-21 pertandingan di Estadio Da Luz. Carlos Martins menguasai bola hasil tendangan penjuru yang tidak tepat sasaran. Dari sayap kanan, Martins memberikan umpan tarik yang disambut tendangan voli Luisao. Bola menghujam gawang Hapoel tanpa mampu dibendung kiper lawan, Vincent Enyeama.
Kemenangan itu sekaligus menyempurnakan kembalinya Benfica di Liga Champions setelah tiga tahun absen.
Gol pertama Liga Champions, kompetisi antarklub Eropa model baru kelanjutan dari Piala Champions, diciptakan oleh Daniel Amokachi. Penyerang asal Nigeria itu membukukan gol tunggal yang menentukan kemenangan Club Brugge atas CSKA Moskwa pada pertandingan perdana Liga Champions musim 1992/93.
Sumber: http://www.goal.com/
Tuesday, September 14, 2010
Inzaghi: Jangan Lupa Athena, Benitez
Filippo Inzaghi membalik pernyataan Rafael Benitez soal final Liga Champions 2005
Filippo Inzaghi menanggapi komentar Rafael Benitez yang sedang mempersiapkan Inter Milan di Liga Champions.
Saat disebutkan sebagai favorit peraih scudetto musim ini, Benitez menyebutkan timnya bukan unggulan dan mengingatkan kejayaan Liverpool tahun 2005 saat menjuarai Liga Champions dengan mengalahkan AC Milan di Istanbul.
Inzaghi langsung menjawab dengan menyebutkan partai balas dendam Milan dua tahun berselang.
"Benitez mengenang Istanbul, tapi sepertinya dia lupa soal Athena," ujar penyerang kugiran Milan itu kepada Il Corriere dello Sport.
"Agak aneh karena harusnya kejadian tersebut masih segar."Filippo Inzaghi menanggapi komentar Rafael Benitez yang sedang mempersiapkan Inter Milan di Liga Champions.
Sumber: www.goal.com
Monday, September 13, 2010
Del Piero Rayakan Tahun Ke-17 Bersama Juventus
Alessandro del Piero tetap puas dengan pencapaian Juventus meski gagal meraih kemenangan di kandang sendiri.
Alessendro membuktikan sebagai pemain paling loyal terhadap Juventus. Saat Juve dihukum karena skandal suap dan harus turun ke Serie B, ia tak pergi.
Dan, tanpa terasa dirinya sudah 17 tahun bermain untuk Juve sejak diambil dari Padova pada 1993. Del Piero memperingati 17 tahun bersama Bianconeri saat menghadapi Sampdoria di pertandingan Serie A Italia di Stadion Olimpico, Minggu (12/9).
Sayangnya, ia gagal membawa tim memetik kemenangan. Juve yang bermain di hadapan pendukungnya ditahan imbang 3-3. Meski demikian, kapten Juve ini tetap puas dengan performa tim.
"Hari yang sangat istimewa bagi saya. Tentu sangat menyenangkan bila merayakannya dengan meraih kemenangan. Tapi dengan pertandingan yang menarik seperti itu, saya tetap merasa puas. Apalagi, pertandingan tersebut menjadi momen pengingat dalam karir saya," ujar Del Piero.
"Kebahagiaan saya makin lengkap karena istri saya [Sonia] tengah mengandung anak kami yang ketiga. Ini benar-benar menjadi momen indah dalam hidup saya," jelasnya.
Juve melakukan awal yang tak terlalu buruk musim ini. Namun, ia berharap tim tidak terlalu tergesa-gesa dalam membangun kembali skuad yang kompak.
"Saat menghadapi Sampdoria, kami harus lebih menaruh perhatian pada lini depan. Meski demikian, kami juga tak perlu tergesa-gesa untuk membangun kembali skuad yang kompak. Musim lalu, kami melakukan awal yang bagus. Namun, semua berjalan tidak seperti yang kami harapkan," jawab Del Piero.
(Sumber: www.goal.com)
Subscribe to:
Posts (Atom)









