Saturday, May 21, 2011

SPESIAL: Sepuluh Momen Terbaik Andrea Pirlo Bersama AC Milan

Setelah sepuluh tahun, musim depan penggemar AC Milan tidak lagi bisa menyaksikan Andrea Pirlo berseragam merah-hitam. Pirlo menyatakan akan meninggalkan Milan musim panas ini. Selama kiprahnya bersama Rossoneri, banyak hal yang dialami Pirlo, seperti merebut dua gelar scudetto, dua trofi Liga Champions, dua trofi Piala Super Eropa, dan sekali menjuarai Piala Dunia Antarklub.

Banyak hal serta memori yang dialami Pirlo selama satu dasawarsa bersama Milan kami mengumpulkan sepuluh kejadian yang paling pantas dikenang.



10. Bergabung dari Inter Milan

Gagal bersinar di tengah tim dengan sekumpulan bintang seperti Inter, meski sukses di level U-21, Pirlo menyeberang dengan transfer senilai 18 juta pada 2001. Sepertinya Inter tidak melihat potensi Pirlo karena dia segera menjadi andalan Milan.

9. Penampilan ke-400

Sejak pertandingan pertama untuk Milan hingga yang terakhir. Sedikit pemain yang bertahan hanya dengan satu klub belakangan ini dan setelah satu dasawarsa Pirlo mencatat rekor penampilan ke-400 ketika Milan dikalahkan Palermo pada semi-final Coppa Italia. Ucapan selamat tinggal layak diucapkan kepadanya.

8. Merebut Scudetto pertama

Kembali ke 2004, saat keberhasilan Milan di Serie A sebelum musim ini, ketika mereka mengungguli AS Roma dengan 11 poin. Pirlo tampil 32 kali dari maksimak 34 penampilan serta mengemas enam gol, tiga di antaranya menjadi gol kemenangan. Dia menuntaskan mimpi semua pemain Italia, memenangi scudetto dan menulis namanya di dalam buku sejarah sepakbola Italia.

7. Menjalani peran baru, gelandang modern

Pirlo dikenal dengan perannya sebagai deep-lying playmaker, meski ini bukan posisi sejatinya. Carlo Ancelotti "memaksa" Pirlo di posisi tersebut dan malah berkembang menjadi salah satu yang terbaik di dunia untuk di posisi tersebut. Pirlo menjalani pemain penting dalam skuad Milan dan tampil rata-rata 42 kali setiap musim dalam rentang waktu 2002 hingga 2008.

6. Kehandalan bola-bola mati
Seperti Juninho Pernambucano, Pirlo dikenal dengan teknik dan efektivitasnya saat mengeksekusi tendangan bebas. Contoh paling nyata terjad pada penyisihan grup Liga Champions 2005-06 ketika tendangan deras Pirlo menembus gawang Schalke 04. Ditambah dua gol Kaka, Milan berhasil menang 3-2 pada laga penting sehingga lolos ke babak gugur.

5. Sundulan yang menyingkirkan Bayern

Pirlo tidak sering mencetak gol, tetapi sundulannya ke gawang Bayern Muenchen selalu dikenang. Menyambut umpan silang Massimo Oddo, Pirlo melepaskan sundulan yang melampaui jangkauan Michael Rensing sehingga pertandingan laga pertama perempat-final Liga Champions 2007 berakhir imbang 2-2. Milan akhirnya keluar sebagai juara.

4. Gol di Bernabeu

Pirlo tidak segan menguji tendangan jarak jauhnya meski menghadapi kiper kelas dunia. Salah satu tendangannya berbuah gol ke gawang Iker Casillas ketika Milan memetik kemenangan bersejarah 3-2 atas Real Madrid pada babak penyisihan grup Liga Champions 2009/10.
Mengiris sayap kiri, dari luar kotak penalti Pirlo berhasil melepaskan tembakan ke tiang dekat.

3. Tendangan jarak jauh yang membungkam Parma

Meski cedera selama setengah musim, Pirlo tetap menjadi pemain penting bagi Milan. Tendangan jarak jauh ke gawang Parma mungkin bukan satu-satunya gol spektakuler dari kaki Pirlo, tapi berhasil memberikan Milan kemenangan tandag pertama di Serie A. Seisi stadion tercekat dan bahkan rekan-rekan setimnya memuji gol Pirlo.

2. Nominator Pemain Terbaik FIFA

Pada 2006 dan 2007, di tengah musim terbaik dalam kariernya, Pirlo menjadi salah satu pemain terbaik dunia. Meski gagal bersaing dengan Kaka, tapi pengakuan dunia merupakan pujian obyektif atas kemampuannya di atas lapangan.

1. Memicu gol pertama Inzaghi melawan Liverpool
Mungkin agak heran kalau kontribusi terbaik Pirlo bersama Milan justru berujung gol dari pemain lain. Final Liga Champions 2007 melawan Liverpool ditandai dengan tendangan bebas Pirlo yang berbelok arah karena mengenai Filippo Inzaghi. Gol tersebut mengawali kemenangan Milan 2-1 atas Liverpool sekaligus membalas kekalahan dua tahun sebelumnya. Pertandingan ini menjadi buktik Pirlo memegang peran kunci bagi sukses Milan meski pemain lain yang menjadi pahlawan.





             (From: Goal.com)

Thursday, May 19, 2011

Daripada Ibra, Pato Pilih Seperti Maldini

Milan - Zlatan Ibrahimovic merupakan pemain haus gol dan selalu menghadirkan trofi liga bagi timnya. Sementara Paolo Maldini adalah sosok penuh loyalitas. Di antara keduanya, striker AC Milan Alexandre Pato lebih ingin seperti Maldini.
Bagi sebuah klub, memiliki Ibrahimovic ibarat merupakan jaminan gelar liga di tangan. Ajax Amsterdam, Juventus (terlepas dari gelar mereka yang dicoret karena calciopoli), Inter Milan, Barcelona, dan yang terkini AC Milan telah merasakan tuah dari pemain asal Swedia itu.
Namun bagi Alexandre Pato, dia tidak berencana untuk mengikuti jejak Ibrahimovic. Di mata "Si Bebek", rekannya di lini depan Diavolo Rosso itu kurang memiliki kesetiaan sehingga Pato tak tertarik untuk menjadi seperti Ibra.
"Saya tak melihat keadaan seperti Zlatan Ibrahimovic," kata pemain asal Brasil itu seperti dilansir dari Football-Italia.
Sejak memasuki karir profesional pada tahun 1999, Ibra telah memperkuat enam klub. Itu berarti setidaknya setiap dua tahun sekali berpindah tim.
Pato lebih tertarik untuk mengikuti jejak Paolo Maldini, legenda Milan yang mengabdikan seluruh karirnya kepada I Rossoneri.
"Saya ingin lama di sini dan menjadi 'pembawa bendera' di tim ini seperti Paolo Maldini. Namun untuk menjadi simbol dari tim, maka kita harus banyak mempersembahkan gelar juara," tandas pemain 21 tahun itu.
Musim ini karir Pato terganggu akibat cedera. Alhasil dia menghabiskan banyak waktunya dengan menyaksikan rekan-rekannya bertanding.
"Saya sedikit terganggu karena jarang bermain. Saya cedera di enam bulan pertama dan jumlah penampilan saya hanya separuh dari jumlah penampilan yang saya harapkan," lugasnya.
Musim ini sudah berakhir dengan scudetto. Pato berharap untuk musim-musim selanjutnya akan lebih banyak gelar yang bisa dia persembahkan, baik itu bagi Milan mau pun bagi Brasil, negaranya.

"Saya sudah memenangi scudetto, namun saya tak ingin berhenti di sini. Masih ada Copa America dan Piala Super Italia. Kemudian tahun depan saya ingin konsentrasi di Liga Champions. Dengan skuad yang ada, kami tidak boleh takut kepada siapa pun," pungkas dia.

Kontrak Baru untuk Wujudkan Mimpi Pippo


Milan - Filippo Inzaghi menyusul beberapa rekannya yang dapat kontrak baru dari AC Milan. Bertahan di San Siro menjadi pembuka jalan buat Super Pippo merealisasikan mimpi-mimpinya yang belum terwujud.
Menyusul kontrak yang diberikan pada Alessandro Nesta beberapa jam lalu, Milan juga menyodorkan kesepakatan baru buat Inzaghi. Striker kurus yang sudah berusia 37 tahun itu diikat hingga satu tahun ke depan.
"Negosiasi yang dilakukan tak pernah terkait masalah ekonomi, di antara kami punya rapor yang sangat baik dan kami berbagi kemenangan-kemenangan manis. Semua orang akan bersama-sama mewujudkan mimpi ini menjadi nyata untuk bisa bertahan satu tahun lagi," sahut Inzaghi seperti diberitakan Footbal Italia.
Akibat usia yang sudah senja dan cedera parah yang menimpa, Inzaghi cuma bermain enam kali di Seri A musim ini. Meski kontribusinya sudah jauh berkurang, Milan pastinya punya alasan khusus untuk mempertahankan pemain yang dibeli dari Juventus pada tahun 2001 itu.
"Saya gembira, karena ini adalah mimpi untuk mengakhiri karir di Milan. Saya tak berpikir ada alternatif lain, karena apa yang terjadi beberapa hari lalu di San Siro sangat berharga," lanjut Inzaghi terkait pesta Scudetto yan digelar Milan akhir pekan lalu.
Satu mimpi Inzaghi lainnya adalah mengejar rekor Raul Gonzales sebagai top skorer di kompetisi Eropa. Sesuatu yang diharap Pippo bisa diwujudkan musim depan.

"Saya punya dua bulan untuk mengembangkan (kondisi) sepanjang musim panas, jadi saya harap saya sudah siap untuk latihan pra musim dan mengejar rekor Raul," tuntas pemain yang sudah mencetak 125 gol dari 290 pertandingan itu.

Wanita Penghuni Surga Itu........


 Dari Atha bin Abi Rabah, ia berkata, Ibnu Abbas berkata padaku,
“Maukah aku tunjukkan seorang wanita penghuni surga?”
Aku menjawab, “Ya”
Ia berkata, “Wanita hitam itulah yang datang kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam lalu berkata, ‘Aku menderita penyakit ayan (epilepsi) dan auratku tersingkap (saat penyakitku kambuh). Doakanlah untukku agar Allah Menyembuhkannya.’

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata, ‘Jika engkau mau, engkau bersabar dan bagimu surga, dan jika engkau mau, aku akan mendoakanmu agar Allah Menyembuhkanmu.’
Wanita itu menjawab, ‘Aku pilih bersabar.’ Lalu ia melanjutkan perkataannya, ‘Tatkala penyakit ayan menimpaku, auratku terbuka, doakanlah agar auratku tidak tersingkap.’
Maka Nabi pun mendoakannya.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Betapa rindunya hati ini kepada surga-Nya yang begitu indah. Yang luasnya seluas langit dan bumi. Betapa besarnya harapan ini untuk menjadi salah satu penghuni surga-Nya. Dan subhanallah! Ada seorang wanita yang berhasil meraih kedudukan mulia tersebut. Bahkan ia dipersaksikan sebagai salah seorang penghuni surga di kala nafasnya masih dihembuskan. Sedangkan jantungnya masih berdetak. Kakinya pun masih menapak di permukaan bumi.

Sebagaimana perkataan Ibnu Abbas kepada muridnya, Atha bin Abi Rabah, “Maukah aku tunjukkan seorang wanita penghuni surga?” Aku menjawab, “Ya”
Ibnu Abbas berkata, “Wanita hitam itulah….dst”
Wahai saudariku, tidakkah engkau iri dengan kedudukan mulia yang berhasil diraih wanita itu? Dan tidakkah engkau ingin tahu, apakah gerangan amal yang mengantarkannya menjadi seorang wanita penghuni surga?

Apakah karena ia adalah wanita yang cantik jelita dan berparas elok? Ataukah karena ia wanita yang berkulit putih bak batu pualam?
Tidak. Bahkan Ibnu Abbas menyebutnya sebagai wanita yang berkulit hitam.
Wanita hitam itu, yang mungkin tidak ada harganya dalam pandangan masyarakat. Akan tetapi ia memiliki kedudukan mulia menurut pandangan Allah dan Rasul-nya. Inilah bukti bahwa kecantikan fisik bukanlah tolak ukur kemuliaan seorang wanita. Kecuali kecantikan fisik yang digunakan dalam koridor yang syar’i. Yaitu yang hanya diperlihatkan kepada suaminya dan orang-orang yang halal baginya.

Kecantikan iman yang terpancar dari hatinyalah yang mengantarkan seorang wanita ke kedudukan yang mulia. Dengan ketaqwaannya, keimanannya, keindahan akhlaqnya, amalan-amalan shalihnya, seorang wanita yang buruk rupa di mata manusia pun akan menjelma menjadi secantik bidadari surga.

Bagaimanakah dengan wanita zaman sekarang yang sibuk memakai kosmetik ini-itu demi mendapatkan kulit yang putih tetapi enggan memutihkan hatinya? Mereka begitu khawatir akan segala hal yang bisa merusak kecantikkannya, tetapi tak khawatir bila iman dan hatinya yang bersih ternoda oleh noda-noda hitam kemaksiatan – semoga Allah Memberi mereka petunjuk.

Kecantikan fisik bukanlah segalanya. Betapa banyak kecantikan fisik yang justru mengantarkan pemiliknya pada kemudahan dalam bermaksiat. Maka saudariku, seperti apapun rupamu, seperti apapun fisikmu, janganlah engkau merasa rendah diri. Syukurilah sebagai nikmat Allah yang sangat berharga. Cantikkanlah imanmu. Cantikkanlah hati dan akhlakmu.

Wahai saudariku, wanita hitam itu menderita penyakit ayan sehingga ia datang kepada Rasulullahshallallahu ‘alaihi wa sallam dan meminta beliau agar berdoa kepada Allah untuk kesembuhannya. Seorang muslim boleh berusaha demi kesembuhan dari penyakit yang dideritanya. Asalkan cara yang dilakukannya tidak melanggar syariat. Salah satunya adalah dengan doa. Baik doa yang dipanjatkan sendiri, maupun meminta didoakan orang shalih yang masih hidup. Dan dalam hal ini, Rasulullahshallallahu ‘alaihi wa sallam memiliki keistimewaan berupa doa-doanya yang dikabulkan oleh Allah.
Wanita itu berkata, “Aku menderita penyakit ayan dan auratku tersingkap (saat penyakitku kambuh). Doakanlah untukku agar Allah Menyembuhkannya.”

Saudariku, penyakit ayan bukanlah penyakit yang ringan. Terlebih penyakit itu diderita oleh seorang wanita. Betapa besar rasa malu yang sering ditanggung para penderita penyakit ayan karena banyak anggota masyarakat yang masih menganggap penyakit ini sebagai penyakit yang menjijikkan.

Tapi, lihatlah perkataannya. Apakah engkau lihat satu kata saja yang menunjukkan bahwa ia benci terhadap takdir yang menimpanya? Apakah ia mengeluhkan betapa menderitanya ia? Betapa malunya ia karena menderita penyakit ayan? Tidak, bukan itu yang ia keluhkan. Justru ia mengeluhkan auratnya yang tersingkap saat penyakitnya kambuh.
Subhanallah. Ia adalah seorang wanita yang sangat khawatir bila auratnya tersingkap. Ia tahu betul akan kewajiban seorang wanita menutup auratnya dan ia berusaha melaksanakannya meski dalam keadaan sakit. Inilah salah satu ciri wanita shalihah, calon penghuni surga. Yaitu mempunyai sifat malu dan senantiasa berusaha menjaga kehormatannya dengan menutup auratnya. Bagaimana dengan wanita zaman sekarang yang di saat sehat pun dengan rela hati membuka auratnya???

Saudariku, dalam hadits di atas terdapat pula dalil atas keutamaan sabar. Dan kesabaran merupakan salah satu sebab seseorang masuk ke dalam surga. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata, “Jika engkau mau, engkau bersabar dan bagimu surga, dan jika engkau mau, aku akan mendoakanmu agar Allah Menyembuhkanmu.” Wanita itu menjawab, “Aku pilih bersabar.”

Wanita itu lebih memilih bersabar walaupun harus menderita penyakit ayan agar bisa menjadi penghuni surga. Salah satu ciri wanita shalihah yang ditunjukkan oleh wanita itu lagi, bersabar menghadapi cobaan dengan kesabaran yang baik.
Saudariku, terkadang seorang hamba tidak mampu mencapai kedudukan kedudukan mulia di sisi Allah dengan seluruh amalan perbuatannya. Maka, Allah akan terus memberikan cobaan kepada hamba tersebut dengan suatu hal yang tidak disukainya. Kemudian Allah Memberi kesabaran kepadanya untuk menghadapi cobaan tersebut. Sehingga, dengan kesabarannya dalam menghadapi cobaan, sang hamba mencapai kedudukan mulia yang sebelumnya ia tidak dapat mencapainya dengan amalannya.

Sebagaimana sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam“Jika datang suatu kedudukan mulia dari Allah untuk seorang hamba yang mana ia belum mencapainya dengan amalannya, maka Allah akan memberinya musibah pada tubuhnya atau hartanya atau anaknya, lalu Allah akan menyabarkannya hingga mencapai kedudukan mulia yang datang kepadanya.” (HR. Imam Ahmad. Dan hadits ini terdapat dalam silsilah Al-Haadits Ash-shahihah 2599)

Maka, saat cobaan menimpa, berusahalah untuk bersabar. Kita berharap, dengan kesabaran kita dalam menghadapi cobaan Allah akan Mengampuni dosa-dosa kita dan mengangkat kita ke kedudukan mulia di sisi-Nya.

Lalu wanita itu melanjutkan perkataannya, “Tatkala penyakit ayan menimpaku, auratku terbuka, doakanlah agar auratku tidak tersingkap.” Maka Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pun berdoa kepada Allah agar auratnya tidak tersingkap. Wanita itu tetap menderita ayan akan tetapi auratnya tidak tersingkap.

Wahai saudariku, seorang wanita yang ingatannya sedang dalam keadaan tidak sadar, kemudian auratnya tak sengaja terbuka, maka tak ada dosa baginya. Karena hal ini di luar kemampuannya. Akan tetapi, lihatlah wanita tersebut. Bahkan di saat sakitnya, ia ingin auratnya tetap tertutup. Di saat ia sedang tak sadar disebabkan penyakitnya, ia ingin kehormatannya sebagai muslimah tetap terjaga. Bagaimana dengan wanita zaman sekarang yang secara sadar justru membuka auratnya dan sama sekali tak merasa malu bila ada lelaki yang melihatnya? Maka, masihkah tersisa kehormatannya sebagai seorang muslimah?
Saudariku, semoga kita bisa belajar dan mengambil manfaat dari wanita penghuni surga tersebut. Wallahu Ta’ala a’lam.



(Syarah Riyadhush Shalihin (terj). Jilid 1. Syaikh Muhammad bin Shalih Al-’Utsaimin. Cetakan ke-3. Penerbit Darul Falah. 2007 M.)


Artikel muslimah.or.id

Tuesday, May 17, 2011

Selebrasi Scudetto, Milan Ejek Inter

Rossoneri menyindir scudetto Inter musim 2005/06.


Scudetto ke-18 telah resmi disandang AC Milan sejak pekan lalu dengan hasil imbang di markas AS Roma. Namun, perayaan lebih besar baru tergelar pada Sabtu (14/5) malam waktu setempat usai I Rossoneri menggulung Cagliari 4-1.

Ada satu hal mencolok saat bus tim berparade menuju Piazza Duomo. Para pemain Milan membentangkan spanduk bertuliskan: “18 scudetti, semuanya dimenangkan di lapangan”.
Kalimat tersebut merupakan bentuk ejekan untuk rival sekota mereka, Inter Milan, yang kebetulan sama-sama punya 18 titel juara Serie A.
Bedanya, satu scudetto Inter pada 2005/06 bisa dibilang merupakan ‘hadiah’. Di musim tersebut, yang menempati posisi teratas di klasemen akhir sebenarnya adalah Juventus, diikuti Milan di tempat kedua.
Namun, kedua tim tersebut dinyatakan bersalah karena terlibat dalam skandal calciopoli dan menerima hukuman berupa degradasi paksa ke Serie B (untuk Juventus) serta pengurangan 30 poin (Milan).

Inter yang sebelumnya ada di tempat ketiga pun ketiban durian runtuh berupa gelar scudetto.

(Sumber: Goal.com)

AC Milan Juara Serie A Italia 2010/11

Pertandingan antara Inter Milan dan Fiorentina tidak akan berpengaruh, karena dengan hasil ini AC Milan tidak mungkin terkejar.

8 Mei 2011
 
AC Milan  sukses meraih titel Serie A Italia yang ke-18 usai hasil imbang tanpa gol di kandang AS Roma. Tambahan satu poin cukup untuk mengamankan Rossoneri ke tangga juara dengan keunggulan sembilan poin atas rival sekota Inter Milan dengan tiga pertandingan tersisa.


Sebelum pertandingan digelar, skuad asuhan Massimiliano Allegri datang ke Stadio Olimpico dengan harapan meraih minimal satu poin yang dipastikan cukup untuk scudetto 2010/11. Sedangkan Inter baru memainkan laga menjamu Fiorentina setelahnya.
Milan memimpin klasemen sejak akhir November tanpa mengalami banyak kendala, kendati keunggulan mereka sempat tercukur menjadi dua poin pada akhir Maret. Namun hasil yang diperoleh dalam enam laga terakhir semakin memperkokoh posisi Rossoneri di puncak.

Jalannya Pertandingan: AS Roma - AC Milan

Ini merupakan scudetto Milan yang pertama sejak 2003/04. Pada musim tersebut, mereka finis dengan keunggulan 11 poin atas lawan pada malam ini, AS Roma, di bawah asuhan Carlo Ancelotti, dan kali ini musim debut Allegri di San Siro membuahkan hasil manis.

Sejak dipimpin Perdana Menteri Italia Silvio Berlusconi sebagai presiden klub, Milan telah mengantongi delapan gelar Serie A serta menjuarai kompetisi Eropa sebanyak lima kali. Berlusconi baru-baru ini pun merayakan 25 tahun memimpin klub.


(Sumber: Goal.com)

AC Milan Siap Sambut Kembalinya Kaka


Bila Kaka ingin pulang ke San Siro, Milan akan menerima dengan tangan terbuka.

 

Setelah menjalani dua musim yang tergolong mengecewakan di La Liga bersama Real Madrid, akhir-akhir ini sering tersiar kabar yang menyebut Kaka bakal berlabuh ke Chelsea.

Selain The Blues, bekas klub Kaka, AC Milan, pun masuk daftar peminat serius tenaga pemain asal Brasil itu.

Presiden klub, Silvio Berlusconi, yang sempat mengatakan bakal sulit memulangkan Kaka ke San Siro, kini membuka pintu lebar-lebar bagi kembalinya Pemain Terbaik Dunia 2007 itu.


“Kaka adalah seorang yang luar biasa,” kata Berlusconi kepada Radio Kiss Kiss.
“Kami siap menyambutnya dengan tangan terbuka bila dia ingin kembali ke Milan.”

Untuk memperkuat skuad demi mewujudkan ambisi meraih Liga Champions musim depan, jawara Serie A 2011 itu juga diyakini berniat menggaet Marek Hamsik dari Napoli.

Namun, Berlusconi merasa I Vesuviani ogah melepas pemain asal Slowakia itu mengingat Napoli pun turut berpartisipasi di kancah terakbar Eropa itu di musim 2011/12.

“Saya tak berpikir Napoli berniat menjual salah satu dari pemain bintang mereka, terutama dengan target-target yang mereka incar [musim depan].”


Sumber: Goal.com

Monday, April 25, 2011

Strategi Transfer = Kunci AC Milan



 Galliani menyatakan Milan tak mungkin menguasai klasemen jika tak merekrut pemain-pemain anyar di bursa transfer.


    Adriano Galliani mengungkapkan kunci sukses AC Milan menjadi penguasa klasemen Serie A musim ini. Apa itu? Manuver di bursa transfer.
Pada jendela transfer Januari, Milan menggaet nama-nama semacam Mark van Bommel, Antonio Cassano, dan Urby Emanuelson.
    Mereka menyusul barisan pemain top seperti Zlatan Ibrahimovic serta Robinho yang telah lebih dulu mendarat di San Siro pada musim panas. Peran Kevin-Prince Boateng juga tentu tak bisa dikesampingkan.
   “Jika kami tak melakukan perekrutan tersebut di Januari, kami tak mungkin mengantongi keunggulan delapan poin dengan empat laga tersisa,” kata Galliani kepada Football Italia.
“Milan melesat ke puncak berkat para pemain hebat yang kami miliki dan bintang-bintang tambahan pada Agustus, kemudian terus bertahan di atas karena strategi transfer Januari,” tambah sang wapres.
“Kami punya skuad yang sangat kompetitif dan memiliki kedalaman yang kini dihuni 31 orang. Tanpa pemain-pemain baru, kami tak akan berada di posisi seperti sekarang.”


Sumber: Goal.com

Monday, November 15, 2010

AC Milan Tundukkan Inter berkat Penalti Ibra

Milan - Pertarungan Derby della Madonina antara Inter Milan kontra AC Milan berlangsung ketat dan panas. Milan akhirnya keluar sebagai pemenang berkat gol penalti Zlatan Ibrahimovic

Gol penalti Ibrahimovic tercipta saat laga yang dihelat di Stadion Giuseppe Meazza, Senin (15/11/2010) dinihari WIB, itu baru berlangsung lima menit. Ternyata, gol itu menjadi gol tunggal di laga ini.

Inter sebenarnya diuntungkan ketika Milan dipaksa bermain dengan 10 orang dalam setengah jam terakhir usai Ignazio Abate diusir wasit usai bersitegang dengan Goran Pandev. Namun menang jumlah pemain tidak sanggup dimaksimalkan Nerazzurri.

Dengan kemenangan ini, Milan kembali tampil sebagai pemuncak klasemen sementara Seri A dengan nilai 26 dari 12 laga. Sementara Inter tertahan di posisi lima dengan nilai 20.

Jalannya pertandingan
Pertandingan baru berusia empat menit ketika Milan memperoleh penalti akibat dijatuhkannya Ibrahimovic oleh Marco Materazzi. Ibra sendiri yang mengambil penalti sukses melakukan tugasnya.

Pada menit ke-22, Milan sempat memasukkan bola lagi ke gawang Inter yang dikawal kiper Luca Castelazzi. Namun gol dianulir karena Ibrahimovic yang mencetaknya sudah off-side.

Setelah skor 1-0 bertahan hingga jeda, Inter bermain lebih agresif di babak kedua. Menit 55, sebuah tendangan deras Wesley Sneijder memaksa kiper Milan, Christian Abbiati, menepisnya ke luar lapangan.

Di menit 60, kekuatan Milan berkurang satu setelah Abate diusir wasit. Pemain belakang Rossoneri itu mendapatkan kartu kuning kedua usai bersitegang dengan Pandev. Sementara Pandev yang kedapatan mendorong Abate malah bebas dari hukuman.

Akibat kartu merah Abate, arsitek Milan Massimiliano Allegri, memilih untuk menarik Robinho dan memasukkan seorang bek, Luca Antonini, demi menambal lini belakang.

Unggul jumlah pemain, Inter berusaha menekan. Namun hingga marka 90 menit terlewati, tidak ada satu pun peluang emas yang bisa mereka kreasikan, apalagi hingga mencetak gol.

Skor 1-0 buat kemenangan Milan pun bertahan sampai wasit meniup peluit panjang tanda berakhirnya permainan.

Susunan pemain
Inter: Castellazzi; Cordoba, Materazzi (Biabiany 68), Lucio, Chivu; Zanetti, Stankovic, Sneijder, Obi (Coutinho 36); Eto'o, Milito (Pandev 46)

Milan: Abbiati; Abate, Silva, Nesta, Zambrotta; Gattuso (Pirlo 46), Ambrosini, Seedorf (Boateng 73), Flamini; Robinho (Antonini 62), Ibrahimovic



Sumber: Detiksport

Sunday, October 17, 2010

Sikat Chievo, Milan Ke Puncak Klasemen

Robinho mencetak gol pertamanya sejak mengenakan jersey Milan di ajang resmi.


Ujung tombak AC Milan Alexandre Pato tampil sebagai bintang Rossoneri setelah dua golnya turut memastikan kemenangan 3-1 atas Chievo dalam lanjutan Serie A Italia di San Siro, Minggu [17/10] dinihari WIB.

Kemenangan atas Chievo ini setidaknya membuat Milan melambung ke puncak klasemen sementara dengan nilai 14 dari tujuh pertandingan. Milan unggul selisih satu angka dari Lazio yang kini berada di posisi kedua.

Perubahan di puncak klasemen masih bisa terjadi menanti pertandingan malam ini, ketika Lazio bertandang ke markas Bari.

Pertandingan antara Milan dan Chievo juga disaksikan Mano Manezes. Pelatih Brasil ini ingin melihat performa pemain tim Samba yang tampil di laga ini, Pato, Thiago Silva, Ronaldinho, dan Robinho.

Laga ini juga menjadi istimewa bagi Robinho. Pasalnya, ujung tombak tersebut akhirnya mampu menciptakan gol pertamanya bagi Milan di kompetisi resmi. Robinho
mencetak gol ketiga bagi Milan saat injury time.
Kendati bakal menghadapi Real Madrid di Liga Champions pada pertengahan pekan nanti, pelatih Massimiliano Allegri tetap menurunkan skuad terbaiknya. Allegri tidak mau menghilangkan kesempatan bagi Milan naik ke puncak klasemen sementara hilang.

Menghadapi tim spesialis serangan balik itu, Milan langsung melakukan tekanan ke pertahanan Chievo. Pato sudah menguji Stefano Sorrentino ketika laga belum berjalan satu menit.

Milan akhirnya unggul lebih dulu pada menit ke-18 ketika tendangan voli kaki kanan Pato menjebol gawang Sorrentino usai menerima umpan matang dari Zlatan Ibrahimovic.

Tuan rumah yang sudah mengantisipasi strategi serangan balik lawan sempat kecolongan ketika Kevin Constant yang lepas dari kawalan pemain belakang pada menit ke-30. Namun kecemerlangan Christian Abbiati mementahkan peluang emas Chievo tersebut.

Milan langsung melakukan respon dengan serangan cepat ke pertahanan Chievo. Pato dan Ibrahimovic menjadi momok bagi lini belakang tim Keledai. Berawal dari tendangan bebas Ibrahimovic, Pato yang menyambut bola untuk kali kedua menaklukkan Sorrentino.

Pato nyaris mencetak hat-trick pada pertandingan ini. Tapi tendangannya menjelang babak pertama selesai berhasil ditepis Sorrentino. Skor 2-0 untuk keunggulan Milan bertahan hingga babak pertama usai.

Di babak kedua, Allegri menarik keluar Pato dan memasukkan Robinho untuk memberi kesempatan kepada Si Bebek beristirahat, agar siap diturunkan melawan Madrid. Milan tetap menguasai permainan.
Namun serangan balik Chievo kali ini gagal diantisipasi Milan. Pada menit ke-70, Chievo memperkecil ketertinggalan lewat Sergio Pellesier. Tandukan Pellesier sempat membentur badan Ibrahimovic, sehingga Abbiati dibuat tak berdaya membendung bola yang berubah arah.

Robinho akhirnya mencetak gol pertamanya bagi Rossoneri, sekaligus memastikan kemenangan Milan menjadi 3-1 saat injury time setelah menyambut umpan Ronaldinho.

Sumber: Goal

Saturday, October 9, 2010

Jepang Gasak Argentina Di Ujicoba

Jepang tampil sebagai pemenang dalam laga ujicoba di Saitama saat menjamu Argentina.

Japan v Argentina,Gabriel Heinze and Shinji 
Okazaki(Getty Images) Jepang memuaskan pendukungnya di Saitama setelah dinihari tadi mampu menundukkan Argentina 1-0.

Hasil tersebut cukup spesial bagi Alberto Zaccheroni, yang menjadikan laga ini menjadi debutnya menangani Jepang.

Hebatnya lagi, kemenangan Jepang ini dicatat melawan tim Argentina yang berkekuatan penuh, termasuk Lionel Messi, Carlos Tevez dan Diego Milito.

Adalah Shinji Okazaki yang membawa Jepang menang di laga ini setelah sontekannya menyambut bola rebound tendangan Makoto Hasebe di menit 19 yang bisa dimentahkan kiper Romero.

Jepang juga mengakhiri catatan buruk mereka melawan tim Amerika Selatan sejak 2004. Dalam enam laga ujicoba sebelumnya, Jepang selalu kalah.

Kemenangan ini juga menjadi yang pertama diraih Jepang melawan tim yang masuk dalam sepuluh besar rangking FIFA sejak April 2004. Kemenangan terakhir Jepang adalah saat mereka melawan Republik Ceko di laga ujicoba.





Sumber: Goal

Ibrahimovic Rekomendasikan Remaja Swedia Ke Milan

 Sebuah kisah unik terjadi di pekarangan rumah Zlatan Ibrahimovic.


Zlatan Ibrahimovic - Milan (Getty Images) Dari sebuah pengamatan singkat, Zlatan Ibrahimovic mengangkat telepon dan menghubungi AC Milan tentang calon pemain berbakat yang ditemukan di halaman rumahnya sendiri.

Kejadian seperti mimpi ini terjadi di pekarangan rumah Ibra di Malmo, Swedia. Diam-diam sang striker mengamati aksi putra Gisli Kristjansson yang masih remaja bernama Erik, yang sedang memain-mainkan bola. Gisli adalah aristek yang sedang membantu merenovasi mansion milik Ibra di kota kelahirannya.

Terkesan dengan hasil pengamatannya, Ibra memanggil Erik dan berkata, "Bagaimana jika engkau coba masuk Milan?".

Hal ini diceritakan Gisli belakangan kepada laman berita Swedia, The Local. Awalnya keluarga Kristjansson itu mengira Ibra bercanda. Sampai Ibra bersikeras mengatakan dia tidak sedang bercanda, ayah dan anak itu masih tak percaya.

"Seperti mimpi. Saya agak gugup, tapi sepakbola adalah hidup Erik dan sebagai seorang ayah, saya tak mungkin bilang tidak untuk kemungkinan seperti ini," tukas Kristjansson senior.

Kontan saja Erik menggiatkan latihannya supaya mampu memikat perhatian pemantau bakat Milan.

"Sesi latihan kami berlangsung seperti pertandingan dengan tempo sangat tinggi. Saya sedang belajar terus. Lihat saja seperti apa hasilnya nanti. Saya harap saya bertahan di sana," ujar remaja berusia 16 tahun itu kepada Sydsvenskan.

"Saya seorang sayap, tapi saya juga bisa bermain di posisi lain. Tidak apa-apa banyak berlari karena paru-paru saya kuat!"

"Sepakbola adalah hidup saya dan ini kesempatan sekali seumur hidup. Saya tak mempercayainya letika Zlatan bilang saya bisa berangkat ke sana. Meski belum mengubah apapun, saya berharap dapat memperoleh banyak pengalaman dan mudah-mudahan ada klub yang berminat. Tujuan saya adalah menekuni karier sejauh mungkin di dunia sepakbola."




Sumber: Goal

Suarez Beri Masukan Untuk Bek Timnas

Striker Uruguay ini menilai pemain belakang timnas senior disiplin pada babak pertama.

2010 Dünya Kupası: Luis Suarez (Uruguay) Ujung tombak Uruguay Luis Suarez mengaku cukup kesulitan untuk menjebol gawang timnas senior saat la Celeste menggilas Indonesia 7-1 di Stadion Utama Gelora Bung Karno Jakarta, Jumat [8/110] malam WIB.

Suarez mencetak hat-trick di laga ini pada menit ke-43, 54, dan 70. Setelah sempat mendapat kesulitan, Suarez akhirnya memecahkan rasa penasarannya menjelang babak pertama berakhir.

“Lini pertahanan Indonesia cukup bagus di babak pertama. Saya sempat kesulitan, karena mereka bermain disiplin. Tapi di babak kedua Indonesia bermain terbuka, sehingga pertahanan menjadi longgar,” ungkap Suarez.

Dalam kesempatan itu, Suarez juga memberikan masukkan kepada pemain belakang timnas senior agar lebih baik di masa mendatang.

“Saya melihat konsentrasi pemain belakang menurun. Pemain belakang harus lebih meningkatkan kosentrasinya,” kata Suarez.



Sumber: Goal

Boaz: Saya Senang Cetak Gol

Bomber timnas senior itu mendapat hadiah jersey Luis Suarez.

Boaz Solossa - Indonesia (GOAL.com) Ujung tombak timnas senior Boaz Solossa tampil sebagai bintang dalam pertandingan persahabatan melawan Uruguay di Stadion Utama Gelora Bung Karno Jakarta, Jumat [8/10] malam WIB.

Boaz menjadi pencetak gol semata wayang timnas senior ke gawang uruguay yang dikawal Juan Castillo. Boaz mengaku senang bisa mencetak gol ke gawang peringkat empat Piala Dunia 2010 lalu.

“Tentu saya senang bisa mencetak gol di pertandingan ini. Tapi itu bukan yang paling utama. Bagi saya, bagaimana kita bisa tampil lebih baik dari pertandingan ini di pertandingan berikutnya,” ujar Boaz.

“Kita banyak memetik pelajaran berharga dari pertandingan ini. Kita harus banyak belajar. Permainan Uruguay memang jauh di atas. Kita akan belajar berdasarkan rekaman permainan Uruguay tadi.”

Kegembiraan Boaz semakin bertambah setelah ia dapat bertukar jersey dengan striker Uruguay Luis Suarez.

“Saya senang Suarez memberikan kostum kepada saya. Mungkin karena saya mencetak gol di pertandingan tadi,” kata Boaz.



Sumber: Goal

Uruguay Bukan Tandingan Indonesia

Pelajaran dari semi-finalis Piala Dunia 2010, Uruguay, membuahkan kekalahan telak 7-1 bagi tuan rumah Indonesia.

Timnas Indonesia (Getty Images) Sesuai dengan janjinya, Uruguay tampil menyerang dalam pertandingan uji coba melawan Indonesia di stadion Gelora Bung Karno Senayan, Jakarta, Jumat (8/10) malam. Celeste sangat mendominasi pertandingan tanpa memandang remeh kekuatan tim tuan rumah. Hasilnya, Indonesia harus puas dengan pelajaran berharga berupa kekalahan telak 7-1 di hadapan 40 ribu pendukung. Enam dari tujuh gol Uruguay disumbangkan duet penyerang Luis Suarez dan Edinson Cavani, yang sama-sama mencetak hat-trick.

Sesaat sebelum kick-off pertandingan, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono berkesempatan turun gelanggang dan menyalami para pemain yang akan bertanding satu persatu. Sesuai harapan penyelenggara pertandingan, hujan sudah berhenti beberapa jam sehingga laga dilangsungkan dalam kondisi cuaca cerah. Di belakang Presiden, menyusul pula ketua umum PSSI Nurdin Halid. Bersamaan dengan itu penonton menyorakkan yel-yel yang mendesak pengunduran diri sang ketua umum.


Indonesia memainkan dua pemain Arema, Benny Wahyudi dan Ahmad Bustomi, dalam tin inti. Pertandingan ini sekaligus menjadi debut bagi Benny yang ditempatkan sebagai bek kanan.

Tanpa Diego Forlan yang batal berangkat, Oscar Washington Tabarez memainkan duet Suarez dan Cavani di lini depan. Namun, Tabarez menyimpan Fernando Muslera di bangku cadangan dan memilih memainkan kiper Juan Castillo.

Uruguay memanfaatkan peluang menguasai bola sejak menit pertama, sedangkan tim tuan rumah Indonesia tampak terlihat sedikit gugup menghadapi lawan yang memiliki beberapa tingkat kualitas di atas.

Menit kedua, peluang pertama diperoleh Uruguay ketika Maxi Pereira melepas tendangan keras dari luar kotak penalti. Bola mampu diamankan Markus Haris Maulana meski kalau saja tidak berhati-hati bola pantulan siap disambut Cavani.

Para pemain Merah-Putih mencoba mengimbangi permainan pendek Uruguay. Kombinasi umpan dari sektor belakang diakhiri dengan penetrasi Boaz ke kotak penalti. Bola dapat diblok Diego Lugano dan hanya menghasilkan tendangan penjuru.

Setelah seperempat jam, Senayan bergemuruh. Boaz melejit meninggalkan garis pertahanan Uruguay yang terlalu tinggi untuk menyambut umpan panjang Bambang Pamungkas dari lini tengah. Tinggal berhadapan satu lawan satu dengan Castillo, dengan tenang Boaz menggiring bola menjauhi jangkauan sang kiper dan menceploskannya ke gawang kosong.

Tersentak, Uruguay menggiatkan serangan. Menit 21, tendangan keras Cristian Rodriguez ditepis Markus ke atas mistar gawang. Dari tendangan penjuru yang dilakukan,
pemain Uruguay belum mampu membongkar kedisiplinan Merah-Putih.

Indonesia memang tampil disiplin membangun tembok pertahanan sehingga Suarez dan Cavani sulit menemukan celah ataupun melakukan wall-pass. Striker dan gelandang Indonesia secara kolektif mau membantu pertahanan tim meski mengakibatkan bola lebih banyak bergulir di wilayah permainan tuan rumah.

Pada menit ke-24, Uruguay kembali memperoleh peluang. Tendangan keras Rodriguez dihalau Markus, bola muntah disambar Cavani dengan satu sentuhan. Namun, bola meleset dari sasaran meski gawang sudah kosong.

Tak lama berselang, Markus kembali beraksi. Kesalahan antisipasi Nova Arianto saat menghalau umpan silang Alvaro Pereira membuat bola mampir di hadapan Maxi Pereira. Tanpa mengontrol, Maxi melepaskan tendangan dan dengan gesit Markus menepisnya. Sampai setengah jam pertandingan, gawang Indonesia masih selamat.

Tekanan bergelombang Celeste akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-35. Umpan lambung Maxi Pereira dari sektor kanan disambut dengan mantap oleh Cavani. Tanpa pengawalan berarti, sundulan penyerang Napoli itu menembus gawang Markus.

Gerendel Indonesia sepertinya mulai goyah. Praktis, Indonesia tak pernah dapat meninggalkan wilayah pertahanan sendiri hingga turun minum. Salah satu alasannya, Indonesia tidak berupaya menahan bola saat menguasainya dan lebih banyak mengikuti irama permainan lawan.

Uruguay kembali memperoleh peluang bagus pada menit ke-38. Tendangan Alvaro Pereira dari dalam kotak penalti mengenai salah satu pemain Indonesia dan melebar tipis dari gawang Markus. Penonton pun mencoba membangkitkan semangat para pemain kesayangannya.

Namun, Uruguay berhasil mengoleksi gol keduanya satu menit sebelum jeda. Suarez menerima bola dari Cavani di dalam kotak penalti. Satu kali membalikkan badan, kapten Ajax Amsterdam itu dengan baik mengecoh Nova. Satu kali tendang, gawang Markus jebol lagi.

Tidak ada pergantian pemain yang dilakukan Alfred Riedl saat turun minum. Salam pembuka pertandingan dibuat Cristian Rodriguez semenit saja pertandingan dimulai kembali ketika tendangannya melebar dari gawang.

Uruguay seperti mulai menemukan solusi membongkar pertahanan tuan rumah. Di samping itu, kondisi fisik pemain Indonesia tampak mulai menurun dan sulit mengimbangi permainan lawan.

Sembilan menit setelah jeda, tembok Indonesia kembali runtuh. Suarez terlepas sendirian di dalam kotak penalti. Tanpa penjagaan berarti, Suarez dengan dingin menaklukkan Markus.

Menit 58, pemain pengganti Sebastian Eguren memperlebar jarak keunggulan Celeste. Kombinasi dengan Suarez menempatkan Eguren terlepas sendirian di dalam kotak penalti. Satu penyelesaian sederhana, jala gawang Markus bergetar untuk kali keempat.

Mulai di atas angin, Tabarez memasukkan dua lagi pemain dari bangku cadangan. Martin Caceres masuk menggantikan Mauricio Victorino, sedangkan Sebastian Fernandez mengisi posisi Cristian Rodriguez.

Riedl pun memberi kesempatan kepada penyerang muda Yongki Aribowo untuk memulai debut bersama Merah-Putih dan menggantikan Bambang.

Uruguay menambah koleksi gol pada menit ke-69. Tak pernah bisa mengantisipasi pergerakan lawan di sisi butanya, Indonesia lengah mengawasi posisi Cavani. Markus pun terpaksa keluar sarang dan menjatuhkan Cavani sehingga mengakibatkan hukuman penalti.

Terlihat Cavani sempat meminta menjadi eksekutor hukuman tersebut, tapi Suarez yang akhirnya menjalankan tugas untuk melengkapi torehan hat-trick dalam pertandingan ini.

Serangan Indonesia lebih banyak dilakukan sporadis. Dari sebuah kesempatan langka, Indonesia berhasil mendekati gawang Uruguay. Sayang, kerja keras itu hanya membuat Yongki berada dalam posisi off-side.

Salah satu pemain debutan lagi dipercaya tampil oleh Riedl, yakni Oktovianus Maniani yang menggantikan Firman Utina. Tak berapa lama menginjakkan kaki di lapangan, memanfaatkan kecepatannya, Okto merangsek masuk pertahanan lawan sebelum memberikan bola kepada Boaz. Sayangnya, tendangan Boaz dapat dimentahkan Castillo.

Menit 80, Cavani melesakkan lagi bola ke dalam gawang Markus. Suarez terlepas dari jebakan off-side pertahanan Indonesia. Satu kali kecohan, Markus berhasil dilewati. Saat akan mengeksekusinya jadi gol, Suarez berbenturan dengan Nova sehingga terjatuh. Bola masih bergulir ke arah gawang Indonesia dan Cavani muncul dari belakang untuk menyelesaikan peluang tersebut jadi gol keenam Uruguay.

Tak mau kalah dengan Suarez, Cavani juga melengkapi lawatannya di Senayan dengan hat-trick. Kembali lolos dari jebakan off-side para bek Indonesia, Cavani melesakkan bola menjauhi jangkauan Markus. Marjin keunggulan kian lebar saja, yel-yel penonton meminta pengunduran Nurdin Halid terdengar lagi.

Sebastian Fernandez mencetak gol kedelapan beberapa menit berselang menyambar sepakan Eguren dari dalam kotak penalti. Untung saja bagi Indonesia, Fernandez sudah berada dalam posisi off-side saat menyambut bola.

Sampai tiga menit tambahan waktu, Uruguay tetap serius mencari gol tambahan. Namun kedudukan 7-1 tetap bertahan hingga akhir pertandingan. Saat peluit akhir berbunyi, para pemain Indonesia memanfaatkan kesempatan bertukar kostum. Di tengah sorakan permintaan mundur Nurdin Halid yang kembali membahana dari tribun penonton, terlihat Okto bertukar kostum dengan Cavani.

Kekalahan ini menandai debut Alfred Riedl sebagai pelatih Merah-Putih. Setidaknya pelatih asal Austria itu bisa mendapatkan gambaran kekuatan tim yang akan dibawanya bertanding di Kejuaraan AFF 2010 dua bulan lagi.





Sumber: Goal

Wednesday, October 6, 2010

Mauri Senang Bisa Kembali Ke Tim 'Azzurri'

Stefano Mauri sudah menargetkan kembali bermain untuk tim nasional Italia meski sudah tidak dipanggil lagi sejak tiga tahun lalu.

Stefano Mauri - Lazio-Brescia - Serie A (Getty
 Images)
Stefano Mauri - Lazio-Brescia - Serie A (Getty Images)
 
 
 
Gelandang Lazio Stefano Mauri merasa senang akhirnya kembali bermain untuk tim nasional Italia yang akan menjalani kualifikasi Piala Eropa 2012. Mauri sudah tak lagi memperkuat timnas selama tiga tahun. Dia terakhir kali dipanggil tim Azzurri saat beruji coba melawan Afrika Selatan pada Oktober 2007.

Dipanggilnya Mauri oleh pelatih timnas Cesare Prandelli tidak terlepas dari penampilan gemilang gelandang berusia 30 ini. Dia sukses mengantarkan Lazio ke puncak klasemen Serie A Italia.

"Pemanggilan ini merupakan bentuk penghargaan terhadap Lazio. Saat tim meraih hasil bagus, para pemain berbakatnya pasti menjadi sorotan," kata Mauri.

"Namun, keinginan kembali bermaikn untuk timnas juga menjadi target pribadi karena saya yakin dengan kualitas yang saya miliki. Saya juga mendapat tanggung jawab yang lebih besar. Saya yakin mampu memberi kontribusi bagi timnas," jawabnya.

Pemanggilan Mauri dinilai tidak mengejutkan. Apalagi, Prandelli menyebut Mauri sebagai 'satu-satunya gelandang yang saat ini mencapai performa terbaik di Serie A'.

Gol yang dicetaknya ke gawang Brescia mengantarkan Lazio menang 1-0 di pertandingan akhir pekan lalu. Kemenangan itu menjadikan Lazio ke posisi teratas menggeser AC Milan.

Mauri diproyeksikan bermain bersama Andrea Pirlo di lini tengah. Italia yang menduduki puncak klasemen Grup C akan menghadapi Irlandia Utara di Belfast, Jumat (12/10). Selanjutnya, mereka menjamu Serbia, Selasa (12/10).





Sumber: Goal

Zambrotta Incar 100 Penampilan Untuk Azzurri

Gianluca Zambrotta berharap dapat mencapai 100 caps untuk timnas Italia. 

Gianluca Zambrotta - Italy (Getty Images)
Gianluca Zambrotta - Italy (Getty Images)


Gianluca Zambrotta menegaskan niatnya memanfaatkan dengan baik pemanggilan kembali namanya ke tim nasional Italia. Fullback AC Milan itu kembali dimasukkan ke skuad Azzurri untuk pertama kalinya sejak Piala Dunia lalu.

Beberapa pendapat menilai Afrika Selatan 2010 akan menjadi akhir karier internasional mantan pemain Barcelona itu, namun ternyata pelatih Cesare Prandelli beranggapan lain dan memutuskan untuk memanggil kembali pemain yang fasih berperan di kedua sisi lapangan itu.
Sejauh ini, jumlah caps Zambrotta untuk timnas adalah 97 penampilan, dan kini dirinya berharap bisa menambah koleksinya sampai menembus angka 100.

"Saya telah mengatakan bahwa saya merasa karier saya belum berakhir setelah Piala Dunia, dan ketika pekan lalu Cesare Prandelli menghubungi saya untuk menanyakan apakah saya bersedia kembali, saya tak pernah berpikir dua kali," ujarnya kepada pers.

"Saya langsung mengatakan 'ya'. Saya di sini bukan untuk mengambil posisi orang lain dan saya tak pernah berharap akan dimainkan. Namun, saya memang ingin mencapai 100 penampilan," lanjutnya.





Sumber: Goal

Tuesday, October 5, 2010

Okto Incar Jersey Diego Forlan

Bintang muda Sriwijaya itu mengaku mengidolakan Forlan.

Diego Forlan, Uruguay (Getty Images)
Diego Forlan, Uruguay (Getty Images)



Gelandang sayap Sriwijaya FC Oktavianus "Okto" Maniani mengincar jersey dikenankan Diego Forlan pada pertandingan persahabatan antara Indonesia dan Uruguay, di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, Jumat (8/10).

"Forlan merupakan salah satu pemain idola saya. Saya ingin sekali bertukaran jersey (kostum, red) dengan dia seusai pertandingan nanti," kata Oktavianus yang diwawancarai GOAL.com Indonesia dari Palembang, Selasa.

Uji coba menghadapi tim juara dunia dua kali itu, akan menjadi ajang pembuktian bagi Oktavianus yang tercatat sebagai pemain Sriwijaya FC musim ini.

Sejak memperkuat "Laskar Wong Kito", Oktavianus menjadi buah bibir di kancah persepakbolaan tanah air atas penampilan gemilangnya di ajang Inter Island Cup 2010 dan Community Shield mengadapi Arema Indonesia, (25/9).

Okto mengaku sangat termotivasi bertemu dengan Tim Uruguay, yang memiliki gaya permainan agresif dengan mengandalkan kecepatan, serta didukung kemampuan
individu yang baik.

Meski begitu, Okto, sapaan Oktavianus, tetap tidak takut beradu tajam dengan Diego Forlan, bahkan berharap bisa dimainkan full time.

Bisa bergabung dengan tim nasional senior merupakan kebanggaan tersendiri bagi Okto, mengingat sejak dipegang oleh pelatih Alfred Riedl, timnas Indonesia banyak melakukan perombakan.

Beberapa pemain yang biasa berbaju merah putih seperti Charis Yulianto, Ferry Rotinsulu, Isnan Ali, tak disangka-sangka tergusur.

"Sebenarnya, saya hampir tak percaya ketika dipangil pelatih Alfred Riedl untuk mengikuti training center Piala AFF di Jakarta. Ini menjadi catatan tersendiri dalam karir saya, karena untuk pertama kali dipanggil timnas senior. Saya bersyukur atas semua ini," ujar putra daerah Papua ini.

Menurut dia, kesempatan untuk beradu tanding dengan Diego Forlan yang tercatat sebagai pemain bintang klub asal Spanyol Atletico Madrid merupakan kesempatan langkah.

"Tak banyak pemain bola Indonesia yang bisa merasakannya. Saya merasa sangat bangga, karena di usia baru 20 tahun sudah bisa memperkut timnas. Dan bersyukur sekali mendapat kesempatan beruji coba dengan Uruguay," papar pemain kelahiran Jayapura, 10 Oktober 1990 ini.





Sumber: Goal

Duo Lazio Tiba Lebih Dulu Di Jakarta

Puluhan fans Lazio menyambut kehadiran Muslera dan Gonzales di Bandara.

Fernando Muslera - Lazio (Grazia Neri)
Fernando Muslera - Lazio (Grazia Neri)
 
 
Pemain Uruguay sudah mulai berdatangan dengan cara terpisah hari ini. Duo pemain Lazio, kiper Fernando Muslera dan Alvaro Gonzales, serta duet gelandang Bologna, Diego Perez dan Gaston Ramirez masuk dalam rombongan pemain Uruguay yang mendarat pertama kali di Bandara Soekarno-Hatta hari ini.

Selain keempat pemain itu, ikut pula dalam rombongan Carlos Valdez. Kelima pemain ini mendarat di Bandara dengan menggunakan penerbangan Cathay Pacific CX 777 pada pukul 13.05 WIB.

Puluhan fans Lazio yang sudah menanti kedatangaan kedua pemain tersebut langsung berteriak histeris ketika melihat Muslera dan Gonzales. Puluhan fans ini selanjutnya berusaha meminta tanda tangan kepada Muslera dan Gonzales.

Namun ketatnya pengamanan terhadap lima pemain Uruguay yang merumput di Serie A Italia ini membuat fans mengalami kesulitan mendekati mereka untuk berburu tanda tangan.

“Sungguh mengejutkan. Tapi tidak masalah bagi kami,” ujar Perez mengenai sambutan dari fans di Indonesia.





Sumber: Goal

Sepuluh Rossonero Dipanggil Timnas

Sepuluh pemain AC Milan akan turut beraksi bersama tim nasional mereka masing-masing hingga minggu depan.

Andrea Pirlo dan Gianluca Zambrotta akan bermain bagi Italia pada hari Jumat melawan Irlandia Utara dan kemudian 12 Oktober melawan Serbia. Semua bagian merupakan fase kualifikasi Euro 2012.

Sementara itu, Swedia memanggil Zlatan Ibrahimovic, yang akan memimpin timnya melawan Belanda. Pertandingan ini akan diadakan di Amsterdam Arena pada 12 Oktober, dimana Ibra pernah mencetak gol dalam kostum Milan minggu lalu.

Brasil mengadakan dua pertandingan persahabatan, dan pelatih Selecao telah menentukan nama-nama Alexandre Pato, Robinho dan Thiago Silva di squad mereka untu menghadapi Iran hari Kamis, dan Ukraina pada Senin depan.

Empat pemain Milan lainnya juga dipanggil oleh tim nasional mereka masing-masing, yaitu: Sokratis Papastathopoulos (Yunani), Mario Yepes (Kolombia), Rodney Strasser (Sierra Leone) dan Oguchi Onyewu (USA).


Sumber: Milanku.com